Pekanbaru Harus Bersih, Agung Nugroho Siapkan THR dan Bonus untuk Pasukan Biru

Jika Pekanbaru Bersih, Ini Janji Wali Kota Agung Nugroho kepada ‘Pasukan Biru’

Pekanbaru Harus Bersih, Agung Nugroho Siapkan THR dan Bonus untuk Pasukan Biru
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menjanjikan THR satu bulan gaji penuh dan kenaikan gaji bagi petugas kebersihan atau Pasukan Biru jika Kota Pekanbaru tetap bersih dan kembali meraih Adipura.

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Kota Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Agung Nugroho, SE, MM terus menunjukkan langkah pembenahan yang progresif dan terarah menuju kota yang bersih, tertata, dan berkelanjutan. Sejumlah sektor prioritas seperti perbaikan infrastruktur jalan, pembenahan drainase, penanggulangan banjir, hingga tata kelola persampahan mulai menunjukkan perbaikan signifikan.

Ke depan, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bahkan menargetkan pengolahan sampah sebagai sumber energi terbarukan, seiring meningkatnya volume sampah harian kota yang mencapai lebih dari 100 ton per hari. Program ini sejalan dengan visi Pekanbaru sebagai kota modern yang ramah lingkungan dan berorientasi pada ekonomi sirkular.

Namun, Wali Kota Agung menegaskan bahwa keberhasilan menciptakan kota bersih bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan buah dari sinergi dan gotong royong seluruh elemen masyarakat, khususnya para petugas kebersihan yang selama ini dikenal sebagai “Pasukan Biru”.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka menjaga kebersihan kota, Wali Kota Agung menjanjikan sejumlah insentif khusus jika Kota Pekanbaru tetap terjaga dari persoalan sampah dan lingkungan kumuh.

“Tahun ini mereka akan diberikan THR satu bulan gaji penuh. Tapi syaratnya Pekanbaru harus tetap bersih dan cantik. Ini adalah bentuk apresiasi kepada mereka yang menjaga Pekanbaru tetap bersih,” ujar Agung yang bergelar Datuk Bandar Setia Amanah, di sela kegiatan silaturahmi jelang Ramadan bersama ribuan petugas kebersihan dari DLHK, PU, dan Perkim di Rumah Dinas Wali Kota, Ahad (15/2/2026).

Tidak hanya itu, Wali Kota Agung juga menyatakan komitmennya untuk menaikkan gaji petugas kebersihan apabila Kota Pekanbaru kembali berhasil meraih Piala Adipura, simbol supremasi kota bersih tingkat nasional yang sudah lama tidak diraih oleh Pekanbaru.

“Esensinya bukan sekadar piala, tetapi bagaimana Pekanbaru yang kita cintai ini benar-benar bersih. Kepada masyarakat juga saya imbau untuk menggalakkan kembali gotong royong, minimal dua pekan sekali, agar budaya bersih kembali tumbuh di lingkungan kita,” tegasnya.

Imbauan tersebut menjadi penegasan bahwa kebersihan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan petugas kebersihan, tetapi juga tanggung jawab kolektif warga kota.

Sejumlah petugas kebersihan menyambut baik janji tersebut dan mengaku semakin termotivasi untuk menjaga kebersihan wilayah tugas masing-masing. Mereka menilai perhatian kepala daerah menjadi suntikan semangat baru, setelah sekian lama tidak merasakan kenaikan kesejahteraan.

“THR itu sudah lama kami tak pernah dapat, sekarang dijanjikan sama Pak Wali. Alhamdulillah, tentu ini menjadi penyemangat bagi kami-kami ini. Semoga Pak Wali dan Wakil sehat terus untuk membangun Pekanbaru,” ungkap Akmal (49), salah seorang petugas kebersihan.

Langkah strategis ini dinilai sebagai pendekatan humanis dan partisipatif, di mana kesejahteraan petugas kebersihan dikaitkan langsung dengan capaian kebersihan kota. Jika konsisten dijalankan, kebijakan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kebersihan, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan warga terhadap kota Pekanbaru sebagai rumah bersama.