BUPATI TERIMA KEDATANGAN TUANKU RAJO ADIL SINURUIK TINGGI BESERTA PANUNGKEK DAN TOKOH PEMUDA DI RUMAH DINAS
#TOPIKPUBLIK.COM
TOPIKPUBLIK.COM - PASAMAN BARAT Bersama dengan Tokoh Pemuda dan Panungkek Tuanku Rajo Adil di dampingi Y.Rahma Shinta cucu kamanakan Kampuang Sinuruik tinggi Kecamatan Talamau, Sengaja menemui Bupati kerumah dinas Senin malam 18/12/23.
Kedatangan rajo tersebut untuk menanyakan kepastian tanggal pencairan dana bantuan pemugaran musholla sebesar 25.000.000 yang pernah dijanjikan oleh Bupati Pada tanggal 6/12/23 lalu, saat Bupati mengunjungi Situs bersejarah Rumah Usang Sinuruik Tinggi beserta rombongan.

Rajo Adil membawa berbagai dokumen proposal untuk di serahkan Pada Bupati.
Setelah disuguhkan Kopi oleh Pelayan Rumah Dinas, Bupati Lansung merespon kedatangan tamu petinggi adat tersebut dengan baik lalu membubuhkan beberapa catatan pada dokumen proposal sebagai instrumen kepastian kapan dana tersebut dapat di cairkan, lalu diserahkan kembali pada Rajo Adil.

Selain membahas rencana pembangunan musholla Sinuruik Tinggi, Bupati bertanya pada Rajo Adil tentang rencana pembuatan musium dan objek wisata religius dan adat Sinuruik tinggi, apakah sudah disusun rancangannya, Rajo Adil menyampaikan pada Bupati belum.
Pak Hamsuardi menaruh perhatian tinggi terhadap aset-aset peninggalan sejarah kerajaan Minang Kabau Pasaman Barat,
termasuk Situs bersejarah Sinuruik Tinggi,
Untuk itu beliau mendorong agar rencana pembangunan Musium dan Objek wisata Adat serta Religius tersebut segera dibuat, agar Pemda dapat memberikan dukungan lebih maksimal.
Pada akhir perbincangan mengenai pembangunan musholla dan Objek wisata Sinuruik, salah seorang dari pendamping Rajo Adil menyempatkan diri menyampaikan keprihatinannya lansung pada Bupati terkait budaya masyarakat yang suka membuang sampah kedalam batang ayia (sungai).
Menurut tokoh pemuda mantan relawan damkar tersebut kebiasaan masyarakat membuang sampah kedalam sungai sudah berlangsung lama bahkan mungkin sudah semenjak dari zaman Belanda ujar beliau.
Namun meskipun demikian beliau meminta perhatian Bupati selaku Kepala Daerah untuk memberikan bak sampah (tempat pembuangan sampah sementara) pada Buntaran Talu.
Agar masyarakat tidak lagi membuang sampah kedalam sungai.

Namun tanggapan Bupati soal sampah ini belum sempat dibahas karena pada waktu pembahasan sampah ada rombongan tamu yang lain datang secara beramai - ramai menuju Bupati sehingga pembahasan menjadi buyar, dan tak lama setelah itu pertemuan dipersingkat karena Bupati masih harus menerima beberapa tamu penting yang lain
Wartawan Sam
Editor Thab411





Samsudin



















