186 Jemaah Haji Kuantan Singingi Berangkat ke Tanah Suci, Pemkab Gelar Prosesi Pelepasan Khidmat

Pemkab Kuantan Singingi resmi melepas 186 jemaah haji tahun 2026 di Masjid Agung Ar Raudha Teluk Kuantan. Jemaah dijadwalkan transit di Batam sebelum berangkat ke Madinah.

186 Jemaah Haji Kuantan Singingi Berangkat ke Tanah Suci, Pemkab Gelar Prosesi Pelepasan Khidmat
Pemkab Kuantan Singingi Resmi Lepas 186 Jemaah Haji Tahun 2026, Doa dan Harapan Mengiringi Keberangkatan ke Tanah Suci

TELUK KUANTAN, TOPIKPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi secara resmi melepas keberangkatan 186 jemaah haji asal Kuantan Singingi untuk menunaikan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Masjid Agung Ar Raudha Teluk Kuantan, Selasa (28/04/2026).

Suasana religius dan penuh haru menyelimuti acara pelepasan tersebut. Para calon jemaah haji beserta keluarga tampak memenuhi area masjid, memanjatkan doa dan harapan agar perjalanan suci menuju Tanah Suci Makkah dan Madinah dapat berjalan lancar serta diberkahi Allah SWT.

Prosesi pelepasan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuantan Singingi, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula berbagai pemangku kepentingan daerah yang selama ini terlibat dalam pembinaan dan pelayanan umat, di antaranya Kepala Perangkat Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, para Camat se-Kuantan Singingi, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Baznas, Ketua LPTQ, pimpinan organisasi keagamaan, serta unsur organisasi perempuan seperti Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan Gabungan Organisasi Wanita.

Selain itu, turut hadir para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembinaan keagamaan masyarakat, termasuk dalam proses pembinaan manasik haji.

Salah seorang calon jemaah haji, Dr. Agusmandar, S.Sos., M.Si, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dalam memfasilitasi keberangkatan para jemaah.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan fasilitas transportasi dan akomodasi lokal menuju embarkasi Batam, sangat membantu para calon jemaah dalam mempersiapkan perjalanan panjang menuju Tanah Suci.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi daerah serta kelancaran seluruh agenda pemerintahan ke depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kuantan Singingi, H. Armadis, S.Ag., M.Pd, menjelaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini memiliki dinamika baru dalam tata kelola penyelenggaraannya.

Ia menyampaikan bahwa musim haji tahun 2026 merupakan masa awal pelaksanaan penyelenggaraan oleh Kementerian Haji dan Umrah, yang dalam implementasinya masih berkolaborasi dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya pada aspek teknis seperti pelaksanaan manasik haji, pembinaan jemaah, serta koordinasi operasional di daerah.

Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Kuantan Singingi memberangkatkan sebanyak 186 jemaah haji, yang terdiri dari 84 jemaah laki-laki dan 102 jemaah perempuan, serta didampingi oleh 1 orang petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).

Dari jumlah tersebut, tercatat Keyla Noprianti (18 tahun) sebagai jemaah termuda, sementara Tohar (85 tahun) menjadi jemaah tertua yang akan menunaikan rukun Islam kelima pada musim haji tahun ini.

Keberangkatan para jemaah dijadwalkan berlangsung pada Rabu melalui dua penerbangan, dengan rute perjalanan menuju Batam sebagai embarkasi transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju Madinah, Arab Saudi.

Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji, para jemaah dijadwalkan kembali ke tanah air pada 9 Juni 2026 pukul 11.25 waktu Arab Saudi (WAS). Selanjutnya rombongan diperkirakan tiba di Batam pada 10 Juni 2026 pukul 00.50 WIB, sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Kabupaten Kuantan Singingi dan diperkirakan tiba pada sore hari atau ba’da Ashar.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kuantan Singingi menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas kesempatan yang diberikan Allah SWT kepada para calon jemaah untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Ia menegaskan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan mental, kesabaran, serta kekuatan iman.

“Perjalanan ibadah haji adalah perjalanan suci yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan spiritual. Oleh karena itu saya berpesan agar seluruh jemaah menjaga kesehatan, mengatur pola makan dengan baik, serta memastikan waktu istirahat yang cukup selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para jemaah agar tidak memaksakan diri dalam menjalankan aktivitas ibadah yang berat, serta selalu mematuhi arahan petugas haji yang telah ditugaskan mendampingi rombongan selama berada di Tanah Suci.

“Jaga kekompakan, saling membantu antar sesama jemaah, dan tetap disiplin mengikuti seluruh arahan petugas. Dengan kebersamaan dan kesabaran, insyaAllah seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT, agar seluruh ibadah yang dilakukan benar-benar bernilai ibadah dan membawa keberkahan.

Ia berharap seluruh jemaah haji asal Kuantan Singingi dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, Wakil Bupati juga berpesan agar senantiasa memberikan dukungan dan doa terbaik, serta mengikhlaskan keberangkatan para jemaah sebagai bagian dari panggilan suci untuk menunaikan rukun Islam kelima.

“Doa dari keluarga menjadi kekuatan spiritual bagi para jemaah. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi pun berharap agar seluruh jemaah haji tahun 2026 selalu berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kelancaran dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, serta daerah Kabupaten Kuantan Singingi.