Babinsa Boyolali Buru Hama Tikus Bersama Warga

Babinsa Koramil Ampel bersama petani Desa Ngampon, Boyolali, gelar perburuan hama tikus untuk lindungi padi dan sukseskan ketahanan pangan nasional.

Babinsa Boyolali Buru Hama Tikus Bersama Warga
Babinsa dan Warga Desa Ngampon Gencar Buru Hama Tikus Demi Sukseskan Ketahanan Pangan Nasional

TOPIKPUBLIK.COM – BOYOLALI – Dalam rangka mendukung keberhasilan musim tanam kedua tahun 2025 dan menekan populasi hama tikus yang merusak tanaman padi, Babinsa Koramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali, Sertu Mujiono, bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), petani, serta warga Desa Ngampon, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, menggelar kegiatan perburuan hama tikus secara massal di area persawahan. Aksi tersebut dilaksanakan pada Rabu (25/06/25) dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Kegiatan pengendalian hama tikus ini dilaksanakan secara tradisional melalui metode pengasapan dan perburuan langsung di lubang-lubang persembunyian tikus. Sinergi antara Babinsa, PPL Kecamatan Ampel, kelompok tani, dan masyarakat ini menunjukkan komitmen kolektif dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Dusun 1 Desa Ngampon mengungkapkan bahwa kegiatan berburu hama tikus menjadi solusi nyata dalam mengurangi intensitas serangan hama, khususnya menjelang masa panen. “Serangan hama tikus terjadi hampir setiap musim tanam, terutama saat menjelang panen. Jika tidak dikendalikan, kerugian petani bisa sangat besar,” tegasnya.

Di lokasi kegiatan, Sertu Mujiono menegaskan bahwa perburuan hama ini merupakan salah satu bentuk upaya non-kimia dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman (OPT) secara alami. Selain ramah lingkungan, metode ini juga mampu mempererat semangat gotong royong antarwarga. “Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kebersamaan, sekaligus edukasi untuk petani agar tidak hanya bergantung pada pestisida kimia,” ujar Mujiono sambil terus memantau aktivitas perburuan tikus di lahan sawah.

Babinsa juga menambahkan bahwa keterlibatan Koramil 05/Ampel dalam kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari program pendampingan TNI terhadap petani, sebagaimana diamanatkan dalam nota kesepahaman (MoU) antara TNI dan Kementerian Pertanian terkait percepatan swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap populasi hama tikus dapat ditekan semaksimal mungkin. Dengan demikian, petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal, sehingga secara langsung berkontribusi pada keberhasilan program ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.