Babinsa Selo Dukung Petani Boyolali Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
Babinsa Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali dampingi petani Desa Lencoh tingkatkan produktivitas sayur untuk wujudkan swasembada pangan nasional.
BOYOLALI — TOPIKPUBLIK.COM — Dalam upaya nyata mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, Babinsa Koramil 07/Selo Kodim 0724/Boyolali, Peltu Made Asa, terus aktif turun ke lapangan melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah binaannya.
Kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) kali ini berlangsung di lahan sayur-mayur milik warga Dukuh Tritis, Desa Lencoh, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Selasa (07/10/2025). Dalam suasana sejuk khas lereng Merapi-Merbabu, Babinsa bersama petani bahu-membahu merawat tanaman sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung tercapainya kemandirian pangan daerah.
Babinsa Dorong Produktivitas dan Mutu Hasil Panen
Dalam keterangannya, Peltu Made Asa menjelaskan bahwa tanaman sayur merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan gizi dan vitamin harian. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya sebatas membantu petani di lapangan, tetapi juga menjadi bagian penting dari program berkelanjutan TNI dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat pedesaan.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai Babinsa untuk ikut membantu para petani dalam merawat dan mengembangkan tanaman sayuran. Kami rutin melakukan pengecekan kondisi tanaman, membersihkan gulma, hingga memberikan motivasi agar hasil panen semakin baik dan berkualitas,” ungkap Peltu Made Asa di sela kegiatan.
Ia menambahkan, hasil pertanian yang baik bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga desa. Peningkatan mutu hasil panen diharapkan dapat mendorong petani lebih mandiri sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Boyolali di pasar regional.
Sinergi TNI dan Rakyat untuk Ketahanan Pangan
Lebih lanjut, Peltu Made Asa menegaskan bahwa kegiatan pendampingan petani adalah bentuk nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat—sebuah semangat yang terus dijaga oleh jajaran Babinsa di seluruh tanah air. Melalui sinergi antara TNI, dinas pertanian, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan terwujud sistem pertanian tangguh yang mampu menjamin ketersediaan pangan dalam jangka panjang.
“Keberhasilan di sektor pertanian akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika pangan cukup dan harga stabil, maka ekonomi rakyat pun akan tumbuh,” tegasnya.
Boyolali Siap Jadi Lumbung Sayur Pegunungan
Kabupaten Boyolali selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil sayuran unggulan di Jawa Tengah. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pendampingan intensif dari Babinsa, menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian di wilayah pegunungan Selo.
Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar rutinitas, melainkan bukti komitmen TNI dalam membantu masyarakat desa mencapai kemandirian pangan. Sinergi yang harmonis antara aparat TNI dan petani menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya ketahanan pangan nasional serta peningkatan kualitas hidup masyarakat di pedesaan.
Dengan semangat gotong royong dan dedikasi tinggi para petani binaan, Boyolali diharapkan terus menjadi contoh daerah yang berhasil membangun kemandirian melalui sektor pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.























