Distribusi BBM Bengkalis Kembali Normal, Antrean SPBU Hilang
Distribusi BBM di Pulau Bengkalis kembali normal setelah sempat terjadi antrean panjang di SPBU. Disdagperin memastikan pasokan aman, pelayanan SPBU meningkat dengan penambahan jam operasional, serta mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying.
BENGKALIS – TOPIKPUBLIK.COM – Kondisi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Pulau Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau, kini kembali berangsur normal setelah sebelumnya sempat terjadi antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Pantauan di lapangan pada Kamis, 9 April 2026, menunjukkan situasi SPBU sudah jauh lebih tertib dan kondusif. Tidak terlihat lagi antrean kendaraan mengular seperti yang sempat terjadi dalam beberapa hari sebelumnya, yang sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait ketersediaan BBM di daerah tersebut.
Sejumlah SPBU yang sebelumnya mengalami kepadatan, di antaranya SPBU Kompak Ujang di Jalan Bantan dan SPBU Nurwati di Jalan Lembaga, kini tampak lengang. Aktivitas pengisian BBM berlangsung normal, lancar, dan tertata tanpa adanya penumpukan kendaraan.
Kondisi ini menandai adanya pemulihan distribusi BBM di Pulau Bengkalis yang sebelumnya sempat mengalami tekanan pasokan akibat tingginya permintaan masyarakat serta faktor distribusi teknis di lapangan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis, Zulpan, menyampaikan bahwa normalisasi kondisi BBM di SPBU merupakan hasil dari langkah cepat pemerintah daerah bersama pihak terkait di lapangan, serta arahan langsung pimpinan daerah.
“Alhamdulillah, sesuai arahan Ibu Bupati Bengkalis dan langkah cepat yang dilakukan di lapangan, saat ini kondisi BBM di masyarakat sudah kembali normal. Tidak ada lagi antrean panjang di SPBU seperti sebelumnya,” ujar Zulpan.
Ia menjelaskan bahwa selain distribusi yang kini kembali lancar, pihak SPBU di wilayah Bengkalis juga telah melakukan penyesuaian pelayanan dengan menambah jam operasional untuk mengantisipasi lonjakan pembelian masyarakat.
Jika sebelumnya pelayanan SPBU hanya berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, kini jam operasional diperpanjang hingga pukul 21.00 bahkan ada yang beroperasi hingga pukul 22.00 WIB, guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Tidak ada lagi penumpukan kendaraan. Pelayanan juga sudah ditingkatkan dengan penambahan jam operasional. Sementara itu, untuk DO BBM setiap hari tetap masuk dan distribusi ke masyarakat dalam kondisi aman dan terkendali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zulpan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah terus melakukan pemantauan rutin terhadap distribusi BBM agar tidak terjadi kembali kelangkaan maupun gangguan pasokan di lapangan.
Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena tindakan tersebut dapat memicu kembali ketidakseimbangan distribusi BBM di SPBU.
“Kami berharap masyarakat tidak panic buying atau terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar. Kondisi saat ini sudah kembali stabil,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus memberikan dukungan, masukan, serta kritik yang membangun demi menjaga stabilitas distribusi energi di Kabupaten Bengkalis.
“Kami mohon dukungan semua pihak. Jika ada kekurangan, silakan sampaikan kritik dan saran demi perbaikan bersama. InsyaAllah kondisi BBM di Pulau Bengkalis sudah kembali normal dan terkendali,” tutupnya.

Sumber: DISKOMINFOTIK Kabupaten Bengkalis























