Pangdam I/BB Turun Langsung Padamkan Karhutla di Rokan Hilir
Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto turun langsung padamkan karhutla di Rohil, pastikan penanganan efektif dan kerahkan ratusan prajurit TNI.
TOPIKPUBLIK.COM - ROKAN HILIR – Komitmen TNI dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau kembali dibuktikan dengan aksi nyata. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayor Jenderal TNI Rio Firdianto, turun langsung ke lapangan untuk meninjau sekaligus membantu pemadaman titik api di wilayah Rokan Hilir (Rohil), Riau, Selasa (5/8/2025).
Dalam kunjungan ke Kepenghuluan Teluk Nilap, Mayjen Rio didampingi oleh Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Sugiyono, Dandim 0321/Rohil Letkol Inf Diki Apriyadi, serta jajaran Forkopimda setempat. Tiba di lokasi, rombongan langsung disambut pemandangan lahan gambut seluas 50 hektare yang masih terbakar, dengan kepulan asap tebal menyelimuti kawasan.
Tanpa ragu, jenderal bintang dua lulusan Akmil 1993 itu mengenakan peralatan pemadaman dan terjun ke titik api. Dibantu pasukan di lapangan, Pangdam langsung menarik selang dan menembakkan air bertekanan tinggi ke sumber api. Aksi cepat dan tanggap tersebut berhasil memadamkan kobaran api di lahan gambut dengan kedalaman bervariasi antara 30 hingga 100 cm.
Pangdam I/BB: TNI Siap Kawal Instruksi Panglima TNI dan Presiden untuk Tangani Karhutla Riau
Mayjen Rio menjelaskan bahwa peninjauan dan aksi pemadaman ini merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang sebelumnya mendapat arahan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait percepatan penanganan karhutla di Riau.
"Hari ini saya bersama Forkopimda turun langsung untuk memastikan bahwa seluruh proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami juga berdiskusi langsung di lapangan guna memastikan setiap langkah terpadu, mulai dari pemadaman hingga pelayanan kepada warga terdampak," ujar Mayjen Rio.
Titik Api Berkurang Drastis, Teluk Nilap Jadi Fokus Terakhir
Menurut data yang dihimpun dari laporan lapangan, terjadi penurunan signifikan jumlah titik api selama satu bulan terakhir. Jika sebelumnya tercatat ratusan bahkan ribuan hotspot di wilayah Riau, kini titik api tersisa hanya di Teluk Nilap, Rokan Hilir.
"Alhamdulillah, progres sangat terlihat. Dari ribuan titik api yang tersebar di Riau, hari ini tinggal tersisa di wilayah ini. Kita optimis, jika cuaca mendukung, pemadaman bisa tuntas hari ini juga," tegas Pangdam.
Tinjau Posko Kesehatan dan Kerahkan 920 Prajurit TNI
Selain melakukan pemadaman, Pangdam I/BB dan rombongan juga menyempatkan diri meninjau Posko Kesehatan Karhutla di sekitar lokasi kebakaran. Dalam kunjungan tersebut, Rio memastikan ketersediaan obat-obatan, perlengkapan medis, serta kesiapan tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat terdampak asap.
Mayjen Rio turut mengungkapkan bahwa hingga saat ini, total 920 personel TNI dikerahkan di seluruh wilayah Provinsi Riau untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Khusus untuk Kabupaten Rokan Hilir, terdapat 120 prajurit aktif serta 300 prajurit cadangan yang siap digerakkan setiap saat.
TNI Berkomitmen Jaga Ekosistem dan Kesehatan Masyarakat
“Ini bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga tentang menjaga lingkungan, kesehatan masyarakat, dan masa depan generasi penerus. TNI hadir untuk memberikan rasa aman dan solusi konkret atas bencana ekologis yang berulang ini,” ujar Rio, menutup pernyataannya.
Dengan turunnya langsung pimpinan tertinggi Kodam I/Bukit Barisan ke lokasi, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menanggulangi karhutla di Riau, khususnya di Rokan Hilir yang menjadi wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan setiap tahunnya.
























