Babinsa Latih PBB dan Apel Sekolah di SMKN 1 Miri Sragen
Peltu Suyatno dari Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen melatih dasar PBB dan tata cara apel kepada siswa SMKN 1 Miri. Kegiatan ini menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat cinta tanah air di kalangan pelajar Sragen.
SRAGEN – TOPIKPUBLIK.COM – Dalam rangka menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat cinta tanah air sejak dini, Peltu Suyatno, Bintara Pembantu Unit (Batuud) Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen, memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dasar dan tata cara pelaksanaan apel kepada para siswa SMKN 1 Miri di Lapangan sekolah, Desa Jeruk, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan pembinaan karakter ini diawali dengan penyampaian materi teori dasar PBB, yang meliputi gerakan di tempat seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, hadap kanan-kiri, serta penghormatan. Usai mendapatkan teori, para siswa langsung diarahkan mempraktikkan gerakan PBB secara langsung di lapangan sekolah dengan contoh dan pendampingan langsung oleh Peltu Suyatno.
Dalam kesempatan itu, Suyatno juga memberikan pembekalan tata cara pelaksanaan apel pagi — mulai dari persiapan barisan, tata penghormatan kepada pembina apel, hingga penyampaian laporan oleh pemimpin apel. Semua tahapan kegiatan berlangsung penuh antusias, disertai semangat tinggi dari para siswa SMKN 1 Miri.
Menurut Peltu Suyatno, latihan baris-berbaris dan apel sekolah bukan sekadar rutinitas upacara, namun juga media pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa nasionalisme di kalangan generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya melatih kekompakan dan kerapian, tetapi juga membentuk mental juang, rasa tanggung jawab, serta sikap hormat terhadap sesama dan terhadap pemimpin,” ujarnya.
Pihak sekolah menyambut positif dan memberikan apresiasi tinggi atas pelatihan yang diberikan oleh Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen. Kepala SMKN 1 Miri menilai, kehadiran Babinsa di lingkungan sekolah memberikan motivasi nyata bagi siswa untuk lebih tertib, disiplin, dan bersemangat dalam menjalani aktivitas belajar.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi kami. Anak-anak menjadi lebih disiplin, menghargai waktu, dan memahami pentingnya kebersamaan serta tanggung jawab,” ungkap kepala sekolah.
Pelatihan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memperkuat hubungan sinergis antara TNI dengan dunia pendidikan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat bela negara di kalangan pelajar di Kabupaten Sragen.
























