Babinsa Sragen Bantu Petani Jemur Padi Usai Hujan Deras

Babinsa Koramil Miri Sragen bantu petani jemur padi pascahujan deras, selamatkan panen dari kerusakan. Wujud nyata sinergi TNI dan rakyat di desa.

Babinsa Sragen Bantu Petani Jemur Padi Usai Hujan Deras
Babinsa Koramil Miri Bantu Petani Jemur Padi di Sragen, Selamatkan Panen dari Ancaman Kerusakan Akibat Hujan

TOPIKPUBLIK.COM – SRAGEN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Sragen dalam beberapa hari terakhir sempat menimbulkan kekhawatiran serius di kalangan petani, khususnya di Dukuh Bulaksari RT 8, Desa Soko, Kecamatan Miri. Padi yang baru saja dipanen terancam rusak akibat tingkat kelembapan udara yang tinggi. Di tengah situasi genting itu, kehadiran Babinsa Serma Juhari dari Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen menjadi angin segar bagi para petani, yang nyaris kehilangan hasil panennya, Selasa (01/07/2025).

Serma Juhari, Babinsa yang telah lama dikenal aktif mendampingi masyarakat desa, bersama sejumlah anggota TNI lainnya, turun langsung ke lokasi lahan pertanian. Mereka membantu para petani mengangkat gabah dari lumbung dan menjemurnya di lapangan terbuka yang telah disiapkan. Proses penjemuran dilakukan secara gotong royong, sebagai bentuk nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam menghadapi kesulitan di lapangan.

"Melihat kondisi cuaca yang tidak menentu dan padi milik warga yang terancam rusak, kami tidak bisa tinggal diam. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan kepedulian kami terhadap kesulitan yang dialami warga binaan,” ujar Serma Juhari, saat ditemui di lokasi kegiatan.

Aksi Babinsa bantu petani ini bukan hanya menjadi solusi cepat terhadap ancaman kerusakan hasil panen, tetapi juga menjadi potret kemanunggalan TNI dan rakyat yang semakin kokoh di tengah tantangan alam. Para petani yang sebelumnya diliputi kecemasan kini merasa lebih tenang dan terbantu secara langsung.

Kondisi cuaca yang terus berubah membuat proses penjemuran padi menjadi sangat krusial. Tanpa pengeringan yang optimal, gabah bisa membusuk dan menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi para petani. Berkat keterlibatan Babinsa, proses pengeringan padi dapat dilakukan lebih cepat dan aman, sehingga gabah siap disimpan tanpa mengurangi kualitas.

Sarni (49), seorang petani setempat, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Babinsa dan seluruh anggota TNI yang telah hadir membantu. “Kami sangat bersyukur atas bantuan dari Babinsa. Kalau tidak ada mereka, mungkin padi kami akan rusak semua. Ini benar-benar menyelamatkan hasil panen kami,” tuturnya haru.

Keterlibatan Babinsa dalam membantu petani di musim panen bukan hal baru, namun kehadiran mereka di tengah kondisi darurat seperti ini menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat. Dukungan seperti ini tidak hanya mempercepat kerja petani, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan pertanian.

Kegiatan Babinsa bantu petani jemur padi di Sragen ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain, agar kolaborasi antara aparat teritorial dan masyarakat semakin erat dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban rakyat kecil di pedesaan.