Babinsa Sragen Dampingi Petani Semprot Insektisida Antisipasi Hama
Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen mendampingi kelompok tani Muji Rahayu melakukan penyemprotan insektisida untuk mengantisipasi serangan hama padi. Upaya ini wujud dukungan TNI dalam menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan hasil panen di wilayah Sragen.
SRAGEN – TOPIKPUBLIK.COM – Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan hasil pertanian, Babinsa Koramil 11/Jenar Kodim 0725/Sragen, Serma Tri Hartanto, turun langsung ke sawah mendampingi petani di wilayah binaannya pada Senin (01/09/2025). Kegiatan pendampingan ini berupa penyemprotan insektisida untuk mengantisipasi serangan hama pada tanaman padi yang sedang memasuki fase rawan.
Di lahan pertanian milik kelompok tani Muji Rahayu, Serma Tri Hartanto bahu-membahu bersama para petani menyemprotkan insektisida ke hamparan padi yang mulai menunjukkan gejala serangan hama. Kehadiran Babinsa mendapat sambutan hangat dari para petani.
“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Bapak Babinsa yang selalu mendampingi kami dalam berbagai kegiatan pertanian. Kehadiran beliau membuat kami lebih bersemangat dan termotivasi untuk meningkatkan hasil panen,” ujar Hartono, salah seorang petani.
Menurut Tri Hartanto, pendampingan kepada petani bukan sekadar rutinitas, tetapi juga bentuk komitmen nyata TNI AD dalam mendukung program pemerintah, khususnya ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan, serangan hama merupakan salah satu ancaman serius yang dapat menurunkan produktivitas panen jika tidak ditangani sejak dini.
“Hama adalah faktor utama yang dapat menyebabkan kerugian bagi petani. Karena itu, Babinsa selalu berupaya membantu petani dalam mengendalikan hama agar produksi padi tetap stabil dan hasil panen meningkat,” tegasnya.
Selain membantu penyemprotan, Serma Tri Hartanto juga memberikan penyuluhan langsung di lapangan. Ia mengingatkan pentingnya penggunaan insektisida secara tepat dosis, sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan, agar efektif sekaligus aman. Para petani juga diarahkan untuk selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat melakukan penyemprotan guna mengurangi risiko kesehatan.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan petani dalam menjaga produktivitas pertanian di wilayah pedesaan. Pendampingan Babinsa tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga membangun kesadaran petani akan pentingnya pengendalian hama terpadu demi keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.























