Ketua PW Al-Washliyah Sumut Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas

Ketua PW Al-Washliyah Sumut, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, mengajak masyarakat menjaga kondusifitas di Sumut. Ia menegaskan pentingnya demokrasi yang sehat, kebebasan berpendapat tanpa melanggar hukum, serta refleksi kebangsaan demi Indonesia yang aman dan damai.

Ketua PW Al-Washliyah Sumut Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas
Ketua PW Al-Washliyah Sumut Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas, Tegaskan Pentingnya Demokrasi yang Sehat

MEDAN – TOPIKPUBLIK.COM – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos, SH, MH, MSP, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di Sumut. Menurutnya, suasana yang aman dan tertib menjadi kunci utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, maupun sosial keagamaan.

“Marilah kita tetap menjaga situasi yang kondusif demi kelancaran aktivitas kita sehari-hari. Kondusifitas bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujar Dedi dalam keterangannya, baru-baru ini.

Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi

Dedi menegaskan, meski gelombang aksi demonstrasi kerap mewarnai ruang publik belakangan ini, Al-Washliyah Sumut tetap berkomitmen mendukung iklim demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab. Ia memastikan tidak ada kader maupun simpatisan Al-Washliyah yang terlibat benturan hukum saat menyuarakan aspirasi.

Menurutnya, aksi demonstrasi adalah bagian dari praktik berdemokrasi, selama dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Ia pun membuka ruang bagi warga Al-Washliyah maupun masyarakat umum untuk menyampaikan pendapat baik di lapangan maupun di media sosial, asalkan tetap memperhatikan etika, lisan, dan tulisan.

“Karena negara ini adalah negara demokrasi. Silakan melakukan aksi di lapangan, penuhi segala ketentuan yang berlaku. Bagi yang menyampaikan aspirasi lewat media sosial juga silakan, tapi harus menjaga etika, jangan sampai menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. Intinya, apapun bentuk kritik atau masukan, harus tetap diarahkan untuk kebaikan bangsa dan pemerintah,” tegasnya.

Pentingnya Refleksi Kebangsaan

Lebih jauh, Ketua PW Al-Washliyah Sumut menekankan bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini membutuhkan atensi dan refleksi mendalam dari seluruh anak bangsa. Ia mengajak semua pihak untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, serta bersama-sama membangun kesadaran kolektif dalam mengelola negara dan umat.

“Kita perlu refleksi, bagaimana cara mengelola bangsa ini dengan lebih baik, bagaimana mengurus umat agar lebih terarah. Ini adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata, tetapi juga masyarakat sipil, organisasi, dan tokoh-tokoh bangsa,” ungkapnya.

Doa untuk Presiden dan Bangsa

Sebagai penutup, Dedi menyampaikan harapannya agar Indonesia tetap berada dalam kondisi aman, damai, dan harmonis. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto agar senantiasa diberi kekuatan dan kebijaksanaan dalam mengelola bangsa.

“Kepada seluruh warga Indonesia, kita ingin memastikan bahwa negara ini dalam kondisi baik. Mari kita doakan Presiden Prabowo sebagai pemimpin bangsa ini bisa mengelola dan mengurus rakyatnya dengan cara yang terbaik,” pungkasnya.


Editor: Thab 313
Wartawan: Rizky Zulianda