Babinsa Kratonan Dampingi Posbindu PTM, Dorong Warga Surakarta Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Babinsa Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta bersama Bhabinkamtibmas mendampingi kegiatan Posbindu PTM di Kelurahan Kratonan, Surakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga usia produktif terhadap risiko penyakit tidak menular melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi gaya hidup sehat.

Babinsa Kratonan Dampingi Posbindu PTM, Dorong Warga Surakarta Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular
Peran Strategis Babinsa Kratonan dalam Monitoring Posbindu PTM, Wujud Nyata Kepedulian terhadap Kesehatan Masyarakat

SURAKARTA – TOPIKPUBLIK.COM – Upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) semakin digencarkan di wilayah Kota Surakarta. Salah satunya melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) yang digelar di Kelurahan Kratonan, Kecamatan Serengan, pada Kamis (18 September 2025) pukul 08.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Kratonan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Koptu Risbiyanto, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Danar Effendi, turun langsung mendampingi warga. Kehadiran aparat kewilayahan ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari bentuk nyata dukungan terhadap program kesehatan nasional, khususnya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular.

Babinsa Jadi Garda Depan Edukasi Kesehatan

Kegiatan Posbindu PTM yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT), hingga konseling kesehatan. Menurut Koptu Risbiyanto, partisipasi Babinsa dalam kegiatan ini sangat penting agar masyarakat, khususnya usia produktif, memahami risiko kesehatan sejak dini.

"Melalui monitoring ini, kami sebagai aparat kewilayahan turut memastikan masyarakat usia produktif mendapatkan pemeriksaan awal faktor risiko PTM. Hal ini juga untuk mendorong kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sebelum terlambat," tegas Koptu Risbiyanto.

Babinsa tidak hanya berperan memantau, tetapi juga menjadi penghubung antara petugas kesehatan dan warga binaan. Mereka membantu menyosialisasikan manfaat Posbindu PTM, mengajak masyarakat agar aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan, serta mendukung kerja sama lintas sektor dalam pencegahan PTM.

Kolaborasi Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Puskesmas

Kegiatan Posbindu PTM di Kratonan berjalan sinergis berkat kolaborasi antara aparat TNI, kepolisian, dan tenaga kesehatan Puskesmas. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas menambah kepercayaan diri masyarakat untuk ikut serta, karena merasa didampingi oleh aparat yang sehari-hari dekat dengan warga.

Posbindu PTM sendiri menjadi program strategis pemerintah untuk mengidentifikasi faktor risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, obesitas, dan penyakit jantung. Dengan adanya deteksi dini, diharapkan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit tidak menular bisa ditekan.

Tujuan dan Harapan Kegiatan

Ada beberapa tujuan penting yang diusung dari monitoring Posbindu PTM ini, antara lain:

  1. Mengidentifikasi faktor risiko PTM pada masyarakat usia produktif.

  2. Mendorong kesadaran kesehatan sehingga warga lebih peduli terhadap gaya hidup sehat.

  3. Menguatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan penyakit tidak menular.

  4. Mendukung program kesehatan pemerintah dalam mengendalikan PTM melalui edukasi dan deteksi dini.

Dengan adanya dukungan dari Babinsa, kegiatan Posbindu PTM tidak hanya sekadar agenda kesehatan rutin, melainkan menjadi gerakan sosial yang melibatkan semua lapisan masyarakat.

Komitmen TNI di Bidang Kesehatan Masyarakat

Kehadiran Babinsa Kratonan di tengah masyarakat melalui kegiatan ini membuktikan bahwa peran TNI bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Posbindu PTM di Kratonan menjadi contoh nyata bagaimana sinergi antara aparat, tenaga kesehatan, dan masyarakat mampu memperkuat ketahanan kesehatan di tingkat lokal.