399 CJH Bengkalis Kloter 9 Tiba di Batam, Siap Berangkat ke Tanah Suci
Sebanyak 399 calon jamaah haji Bengkalis Kloter 9 tiba di Asrama Haji Batam dan dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi melalui Bandara Hang Nadim pada 1 Mei 2026 setelah menjalani pemeriksaan akhir.
BATAM, TOPIKPUBLIK.COM – Sebanyak 399 orang Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 9 resmi tiba di Asrama Haji Batam pada Kamis, 30 April 2026 siang. Kedatangan rombongan jamaah haji Bengkalis ini menjadi bagian dari rangkaian pemberangkatan haji tahun 2026 yang berjalan tertib, terencana, dan penuh khidmat.
Rombongan CJH Bengkalis tersebut dijadwalkan akan diberangkatkan menuju Tanah Suci Arab Saudi pada Jumat pagi, 1 Mei 2026, melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Momentum ini menjadi langkah penting bagi para calon jamaah haji dalam menunaikan rukun Islam kelima, setelah melalui berbagai tahapan persiapan yang panjang, baik administratif, kesehatan, maupun manasik haji.
Perjalanan jamaah dimulai dari Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis pada pukul 08.00 WIB, kemudian menempuh perjalanan laut dan tiba di Pelabuhan Sekupang Batam sekitar pukul 14.40 WIB. Seluruh rombongan diberangkatkan menggunakan dua armada kapal Dumai Line yang telah disiapkan untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan para calon jamaah selama perjalanan.
Kapal Ruby mengangkut jamaah yang berasal dari wilayah daratan dan kepulauan, meliputi Kecamatan Mandau sebanyak 134 orang, Pinggir 10 orang, Bathin Solapan 58 orang, Talang Muandau 1 orang, Rupat 1 orang, Rupat Utara 13 orang, serta Bandar Laksamana 7 orang. Pembagian ini dilakukan secara terstruktur guna memastikan efektivitas distribusi penumpang serta kelancaran mobilisasi menuju Batam.
Sementara itu, Kapal Topas mengangkut jamaah dari Kecamatan Bengkalis sebanyak 102 orang, Bantan 33 orang, Bukit Batu 24 orang, Siak Kecil 14 orang, serta didampingi oleh 2 orang Petugas Haji Daerah (PHD) yang bertugas memastikan pelayanan, pembinaan, dan pendampingan berjalan optimal selama proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

Setibanya di Pelabuhan Sekupang Batam, seluruh calon jamaah haji Bengkalis langsung diarahkan menaiki armada bus menuju Asrama Haji Batam. Proses mobilisasi berlangsung lancar dengan pengawalan petugas, mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, panitia penyelenggara ibadah haji, serta pihak transportasi.
Selama berada di Asrama Haji Batam, para tamu Allah ini tidak hanya beristirahat, tetapi juga mengikuti rangkaian pemeriksaan akhir yang menjadi tahapan krusial sebelum keberangkatan internasional. Pemeriksaan tersebut meliputi verifikasi dokumen imigrasi, pengecekan kelengkapan administrasi, serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh guna memastikan seluruh jamaah dalam kondisi prima saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.
Selain itu, para jamaah juga mendapatkan arahan dan penguatan terkait teknis pelaksanaan ibadah haji, termasuk kesiapan mental dan spiritual. Hal ini menjadi bagian penting dalam memastikan para CJH mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib, aman, dan sesuai tuntunan.
Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, seluruh CJH Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam Kloter 9 akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju Arab Saudi pada Jumat, 1 Mei 2026 pagi. Keberangkatan ini menjadi puncak dari proses panjang persiapan ibadah haji yang telah dijalani para jamaah, sekaligus menjadi momen haru bagi keluarga yang turut mengiringi doa dari tanah air.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui instansi terkait terus memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan optimal, mulai dari keberangkatan daerah hingga embarkasi. Dukungan penuh juga diberikan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) sebagai bagian dari upaya penyebaran informasi publik yang transparan dan akurat kepada masyarakat.
Dengan keberangkatan Kloter 9 ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji Bengkalis dapat menjalankan ibadah dengan lancar, memperoleh predikat haji yang mabrur, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat. Perjalanan suci ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi momentum spiritual yang sarat makna dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Sumber: DISKOMINFOTIK























