Kapolres Kuansing Cup 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Pembinaan Atlet Bulu Tangkis

Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 resmi dibuka di Pangean. Diikuti 148 pasangan atlet, ajang ini menjadi wadah pembinaan prestasi, penguatan sportivitas, dan pengembangan generasi muda berdaya saing di Kabupaten Kuantan Singingi.

Kapolres Kuansing Cup 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Pembinaan Atlet Bulu Tangkis
KAPOLRES KUANSING CUP 2026 RESMI BERGULIR DI PANGEAN, DORONG LAHIRNYA ATLET BULU TANGKIS BERPRESTASI DAN GENERASI MUDA BERDAYA SAING

PANGEAN, TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) kembali ditunjukkan melalui penyelenggaraan Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 yang resmi dibuka di GOR PB Pangkas, Desa Koto Pangean, Kecamatan Pangean, Senin (1/6/2026) malam.

Turnamen yang digagas sebagai bagian dari pembinaan atlet sekaligus momentum memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi, pengembangan bakat, serta sarana membangun karakter generasi muda melalui nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan semangat berprestasi.

Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Ratusan masyarakat, atlet, pengurus organisasi olahraga, serta tokoh daerah memadati arena pertandingan untuk menyaksikan dimulainya salah satu turnamen bulu tangkis terbesar di Kabupaten Kuantan Singingi tahun 2026.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, Kepala Bappedalitbang Kuansing Hendra Roza, S.Si, Camat Pangean Aswandi, S.Pd., MM, Ketua PBSI Kuansing, Ketua KONI Kuansing, Kepala KUA Kecamatan Pangean, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para atlet yang akan berlaga dalam kompetisi bergengsi tersebut.

Dalam laporan panitia, Ketua Umum PB Pangkas Mahviyen Trikon Putra, SE menyampaikan bahwa turnamen tahun ini mengalami peningkatan partisipasi yang cukup signifikan. Sebanyak 112 pasangan atlet kategori umum, 25 pasangan kategori veteran, dan 11 pasangan kategori remaja tercatat ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Menurutnya, tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap olahraga bulu tangkis di Kuantan Singingi terus berkembang dan memiliki potensi besar untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di masa mendatang.

“Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat persaudaraan, meningkatkan kualitas pembinaan atlet, serta mendorong kemajuan olahraga bulu tangkis di Kabupaten Kuantan Singingi. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp25 juta dan babak final akan dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2026,” ungkap Mahviyen.

Sementara itu, Camat Pangean Aswandi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolres Kuansing yang telah mempercayakan Kecamatan Pangean sebagai tuan rumah penyelenggaraan turnamen.

Ia menilai keberadaan PB Pangkas selama ini telah menjadi salah satu motor penggerak pembinaan olahraga bulu tangkis di wilayah tersebut. Bahkan, sejumlah atlet yang lahir dari proses pembinaan PB Pangkas telah mampu menunjukkan prestasi membanggakan pada berbagai ajang olahraga.

Menurut Aswandi, olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi instrumen penting dalam mencegah berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan anak bangsa.

“Kegiatan olahraga seperti ini sangat penting karena memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kemampuan, dan potensi yang dimiliki. Di sisi lain, olahraga juga menjadi benteng sosial yang efektif dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, serta berbagai aktivitas negatif lainnya,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Kuansing Andi Cahyadi menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kuansing atas perhatian dan dukungannya terhadap kemajuan olahraga di daerah.

Menurutnya, kehadiran Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 menjadi bukti nyata sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, organisasi olahraga, dan masyarakat dalam membangun prestasi olahraga secara berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kuansing yang terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga. Turnamen ini diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat ekosistem olahraga yang sehat dan kompetitif di Kabupaten Kuantan Singingi,” katanya.

Dalam sambutannya, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana menegaskan bahwa cabang olahraga bulu tangkis dipilih karena merupakan olahraga yang dekat dengan kehidupan masyarakat serta dapat diikuti oleh berbagai kelompok usia dan lapisan masyarakat.

Ia menekankan bahwa olahraga tidak hanya berbicara mengenai kemenangan dan prestasi, tetapi juga tentang pembentukan karakter, penguatan mental, serta pengembangan jiwa sportivitas yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat.

“Bulu tangkis merupakan olahraga yang merakyat dan memiliki banyak peminat di Indonesia. Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga persaudaraan, menghormati lawan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Dari turnamen ini kita berharap lahir atlet-atlet berbakat yang mampu mengharumkan nama Kuantan Singingi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujar AKBP Hidayat Perdana.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres Kuansing juga menyerahkan bibit pohon kepada panitia penyelenggara sebagai simbol dukungan terhadap Program Green Policing yang tengah digalakkan Kepolisian Republik Indonesia.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.

Penyerahan bibit pohon tersebut menjadi simbol bahwa pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Pembukaan Turnamen Badminton Kapolres Kuansing Cup 2026 pun berlangsung sukses, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan tingginya dukungan terhadap pembinaan olahraga di daerah.

Melalui turnamen ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet bulu tangkis potensial yang mampu bersaing di berbagai level kompetisi, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Kuantan Singingi sebagai salah satu daerah yang konsisten mendorong kemajuan olahraga dan pengembangan generasi muda yang sehat, berprestasi, serta berdaya saing di masa depan.