Neldi Saputra “Ombak” Resmi Pimpin PAC PDI Perjuangan Marpoyan Damai
Ketua DPD PDI Perjuangan Riau H. Zukri Misran melantik 15 PAC se-Pekanbaru. Neldi Saputra atau Ombak resmi dipercaya memimpin PAC Marpoyan Damai periode 2025–2030.
PEKANBARU, TOPIKPUBLIK.COM - 15 Mei 2026 – Semangat konsolidasi dan regenerasi politik terus diperkuat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau. Ketua DPD PDI Perjuangan Riau, H. Zukri Misran, secara resmi melantik jajaran pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan dari 15 kecamatan se-Kota Pekanbaru untuk masa bakti 2025–2030, dalam sebuah agenda politik strategis yang berlangsung khidmat di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Pekanbaru.
Pelantikan serentak tersebut tidak hanya menjadi agenda administratif partai semata, tetapi juga menandai penguatan mesin politik PDI Perjuangan di tingkat akar rumput menjelang berbagai agenda politik dan pembangunan daerah ke depan. Momentum ini sekaligus memperlihatkan keseriusan partai berlambang banteng moncong putih dalam melakukan regenerasi kepemimpinan dengan memberi ruang kepada kader-kader muda potensial yang dinilai memiliki kapasitas, loyalitas, dan semangat juang tinggi.
Salah satu sosok yang menjadi perhatian dalam pelantikan tersebut adalah Neldi Saputra, kader muda yang akrab disapa “Ombak”, yang kini resmi dipercaya menakhodai PAC PDI Perjuangan Kecamatan Marpoyan Damai.
Nama Neldi Saputra bukanlah sosok asing di tengah kader dan masyarakat Marpoyan Damai. Karakternya yang dikenal dekat dengan masyarakat, aktif dalam kegiatan sosial, serta memiliki komunikasi kuat di tingkat bawah menjadi salah satu alasan mengapa dirinya mendapat dukungan luas dari struktur partai hingga akar rumput.
Kepercayaan yang diberikan kepada Neldi dinilai menjadi simbol munculnya energi baru dalam tubuh PDI Perjuangan Kota Pekanbaru, khususnya di Kecamatan Marpoyan Damai yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah strategis secara politik dan sosial.
Dalam arahannya, Ketua DPD PDI Perjuangan Riau, H. Zukri Misran, menegaskan bahwa kekuatan utama partai sejatinya berada di tangan kader-kader yang bekerja langsung bersama rakyat. Karena itu, keberadaan PAC harus menjadi ujung tombak perjuangan partai dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurut Zukri, regenerasi kepemimpinan di tubuh partai merupakan keniscayaan yang harus terus dijaga agar semangat perjuangan tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
“PAC adalah denyut nadi partai di tengah masyarakat. Di sanalah kader hadir, mendengar keluhan rakyat, memperjuangkan aspirasi, dan memastikan semangat gotong royong tetap hidup. Kita ingin kader-kader muda tampil membawa energi baru dan kerja nyata,” tegas Zukri Misran di hadapan para kader dan pengurus yang hadir.
Sementara itu, usai prosesi pelantikan, Neldi Saputra atau Ombak menyampaikan rasa syukur atas amanah besar yang dipercayakan kepadanya untuk memimpin PAC Marpoyan Damai lima tahun ke depan.
Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar posisi struktural partai, melainkan tanggung jawab moral untuk menjaga kepercayaan kader serta memperkuat hubungan partai dengan masyarakat secara nyata dan berkelanjutan.
“Amanah ini bukan hal ringan. Saya berterima kasih kepada seluruh kader, ranting, dan keluarga besar PDI Perjuangan yang telah memberi kepercayaan kepada saya. Ke depan, fokus utama kami adalah memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat paling bawah dan memastikan PAC Marpoyan Damai benar-benar hadir di tengah masyarakat,” ujar Neldi Saputra penuh semangat.
Pria yang dikenal sederhana dan mudah bergaul itu juga menegaskan komitmennya untuk menjadikan PAC Marpoyan Damai sebagai rumah perjuangan rakyat kecil, khususnya dalam mengawal isu sosial, ekonomi kerakyatan, kepemudaan, dan kebutuhan masyarakat perkotaan.
Menurutnya, politik tidak boleh hanya hadir saat momentum pemilu semata, tetapi harus menjadi alat perjuangan yang terus bekerja membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ingin membangun politik yang dekat dengan rakyat. Kader partai harus hadir membantu masyarakat, mendengar suara mereka, dan ikut menjadi bagian dari solusi. Itu semangat yang akan kami bangun di Marpoyan Damai,” tambahnya.
Pelantikan 15 PAC se-Kota Pekanbaru ini juga memperlihatkan soliditas internal PDI Perjuangan yang semakin kuat dan terorganisir. Kehadiran ratusan kader, pengurus partai, tokoh masyarakat, serta simpatisan dalam agenda tersebut menjadi gambaran nyata bahwa semangat gotong royong dan militansi kader tetap terjaga di Bumi Bertuah.
Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru di tingkat kecamatan, PDI Perjuangan Pekanbaru optimistis mampu memperkuat basis politik, memperluas kerja-kerja kerakyatan, dan membangun komunikasi yang lebih intensif bersama masyarakat di seluruh wilayah Kota Pekanbaru.
Kini, di bawah kepemimpinan kader muda seperti Neldi Saputra “Ombak”, PAC Marpoyan Damai diharapkan menjadi salah satu kekuatan baru partai yang aktif, progresif, dan mampu membawa semangat perjuangan PDI Perjuangan semakin dekat dengan denyut kehidupan rakyat.





Suhendra Nakale



















