DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Fraksi Terhadap Ranperda RPJPD
#ADVETORIAL #TOPIKPUBLIK.COM #DPRD #KOTAPEKANBARU
TOPIKPUBLIK.COM - PEKANBARU - DPRD Pekanbaru Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Fraksi Terhadap Ranperda RPJPD, DPRD Kota Pekanbaru menggelar rapat paripurna ke-5 masa persidangan ke-III tahun sidang 2023/2024, dengan agenda penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Pekanbaru. Dua Ranperda tersebut adalah Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2023 dan Ranperda tentag Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Pekanbaru Tahun 2025-2045. Rapat paripurna ini berlangsung pada Senin (8/7/2024) di gedung DPRD Kota Pekanbaru.

Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, yang didampingi oleh Wakil Ketua DPRD, Nofrizal. Dari Pemko Pekanbaru, rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, beserta para asisten dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pandangan Fraksi terhadap Efisiensi Penggunaan APBD
Pada rapat paripurna tersebut, beberapa poin penting disampaikan oleh masing-masing fraksi di DPRD Kota Pekanbaru, terutama yang berkaitan dengan efisiensi penggunaan APBD. Salah satu fraksi yang memberikan pandangan mendalam adalah Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), yang disampaikan oleh juru bicara fraksi, Irman Sasrianto. Fraksi PAN mengingatkan Pemko Pekanbaru untuk fokus pada sektor-sektor penting seperti kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Fraksi PAN juga berharap Pemko dapat melakukan penambahan pembangunan sekolah, perbaikan infrastruktur pendidikan, serta memberikan beasiswa kepada siswa dari keluarga kurang mampu.

"Fraksi Partai Amanat Nasional meminta Pemerintah Kota Pekanbaru untuk dapat menekan angka inflasi dengan menjaga stabilitas harga barang dan jasa demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat," ujar Irman Sasrianto.
Rekomendasi DPRD sebagai Acuan Penyusunan APBD 2025
Terkait dengan pandangan umum fraksi tersebut, Sekda Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, menanggapi bahwa salah satu poin penting dalam laporan tersebut adalah efisiensi penggunaan APBD. Rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Kota Pekanbaru akan menjadi acuan utama dalam penyusunan APBD untuk tahun anggaran 2025. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi antara Pemko Pekanbaru dan DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran, demi pembangunan yang berkelanjutan di Kota Pekanbaru.

Pentingnya Kolaborasi untuk Pembangunan Pekanbaru
Rapat paripurna ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas. Dengan adanya pandangan umum yang disampaikan oleh berbagai fraksi di DPRD, diharapkan Pemko Pekanbaru dapat menyusun langkah-langkah strategis dalam merencanakan pembangunan jangka panjang melalui RPJPD 2025-2045, serta mengelola keuangan daerah dengan lebih efisien.
Penyusunan APBD yang tepat dan berfokus pada kebutuhan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencapai kesejahteraan masyarakat Pekanbaru, serta mewujudkan visi jangka panjang Kota Pekanbaru sebagai kota yang lebih maju dan berdaya saing.

#Thab411























