Gubernur Riau Lepas Kafilah STQH Nasional 2025, Tekad Membumikan Alquran di Tanah Melayu

Gubernur Riau Abdul Wahid resmi melepas 21 kafilah STQH Nasional 2025 di Pekanbaru. Dengan semangat membumikan Alquran di Tanah Melayu, Wahid memberikan dukungan penuh dan hadiah besar bagi juara, menegaskan komitmen Pemprov Riau membina generasi Qurani berprestasi.

Gubernur Riau Lepas Kafilah STQH Nasional 2025, Tekad Membumikan Alquran di Tanah Melayu
Gubernur Riau Abdul Wahid Lepas Kafilah STQH Nasional 2025: Membumikan Alquran di Tanah Melayu

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Membumikan Alquran di Tanah Melayu bukan sekadar cita-cita spiritual, tetapi menjadi tanggung jawab moral bersama antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini ditegaskan Gubernur Riau Abdul Wahid saat melepas kafilah Seleksi Tilawatil Quran dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) Provinsi Riau yang akan berlaga di tingkat nasional tahun 2025.

“Kami berharap ajang MTQ dan STQH menjadi pemantik semangat untuk mengatasi buta aksara Alquran di negeri kita, khususnya di Riau,” ujar Wahid dengan nada penuh harap.

Didampingi sang istri Henny Sasmita, Gubernur Wahid secara resmi melepas 21 peserta terbaik yang akan mewakili Riau dalam ajang STQH Nasional 2025 di Sulawesi Tenggara, yang dijadwalkan berlangsung pada 9–19 Oktober 2025. Acara pelepasan berlangsung khidmat di Hotel Merdeka, Pekanbaru, Minggu (5/10/2025), disaksikan para tokoh agama, pejabat Pemprov, dan keluarga peserta.

Menurut Wahid, pemerintah Provinsi Riau menaruh harapan besar pada kontingen ini. “Persiapan menuju STQH sudah cukup matang dan luar biasa. Saya melihat semangat luar biasa dari para peserta dan pelatih,” ungkapnya optimistis.

Lebih lanjut, Wahid menegaskan bahwa keberhasilan tidak datang hanya dari kemampuan membaca atau menghafal, tetapi juga dari semangat, motivasi, dan dukungan nyata pemerintah terhadap para pejuang Alquran. Ia juga mengenang pesan ulama ternama Ustaz Abdul Somad (UAS) yang pernah menyampaikan pentingnya memberi apresiasi besar bukan hanya kepada atlet olahraga, tetapi juga kepada para penghafal dan qari Alquran yang membawa nama baik daerah.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Wahid mengumumkan hadiah besar bagi para juara STQH Nasional 2025 yang akan membawa nama Riau di kancah nasional:

  • Juara I: Rp200 juta

  • Juara II: Rp140 juta

  • Juara III: Rp100 juta

Pengumuman itu disambut tepuk tangan gemuruh dari hadirin. Wahid pun menegaskan tekadnya, “Hari ini saya lepas dengan doa terbaik. Saya minta seluruh kafilah dan pendamping memberikan dukungan penuh. InsyaAllah, Riau menjadi pemenang dan mengharumkan Tanah Melayu di tingkat nasional,” serunya penuh semangat.

Menutup sambutannya dalam nuansa khas Melayu, Wahid melantunkan pantun penuh makna:

Kalau tuan memakan dendeng,
Dendeng dibuat dari kerbau,
Selamat kepada peserta yang akan bertanding,
Semoga bisa mengharumkan nama Riau.

Sebagai simbol keberangkatan, Gubernur Abdul Wahid menyerahkan bendera kafilah berwarna kuning kepada Ketua Umum LPTQ Provinsi Riau, Zulkifli, sebagai tanda restu dan harapan agar para peserta membawa pulang prestasi gemilang bagi Bumi Lancang Kuning.

Dengan semangat Membumikan Alquran di Tanah Melayu, pelepasan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari komitmen Riau untuk menjadi pusat pembinaan dan pengamalan Alquran di Indonesia.