Mahadar Ajak Santri Doakan Siak di HUT ke-26

Sekda Siak Mahadar ajak santri doakan Kabupaten Siak di HUT ke-26. Dalam perkemahan santri se-Siak, ia tekankan pentingnya doa, kebersamaan, dan dukungan masyarakat untuk kemajuan pendidikan serta program Bupati Afni Z dan Wabup Syamsurizal.

Mahadar Ajak Santri Doakan Siak di HUT ke-26
Mahadar Ajak Santri Doakan Kabupaten Siak di HUT ke-26, Momentum Perkuat Semangat Kebersamaan dan Keberkahan

LUBUK DALAM – TOPIKPUBLIK.COM – Dalam suasana penuh semangat kebangsaan dan religius, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Siak Mahadar mengajak seluruh santri untuk bersama-sama mendoakan Kabupaten Siak yang pada tahun 2025 ini genap berusia 26 tahun. Ajakan itu disampaikan dalam momentum Hari Santri Nasional ke-5 yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren Kandangan An-Nahdiyah, Kampung Rawang Kao, Kecamatan Lubuk Dalam, Kamis (9/10/2025).

Mahadar menegaskan, doa dari para santri merupakan kekuatan spiritual yang sangat berharga bagi kemajuan daerah. Menurutnya, keberkahan dan kemajuan Kabupaten Siak tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang senantiasa berdoa, bekerja, dan menjaga nilai-nilai keagamaan.

“Mari kita jadikan Hari Jadi ke-26 Kabupaten Siak ini sebagai momentum memperkuat doa, kebersamaan, dan kerja nyata. Para santri adalah generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan membangun negeri berlandaskan iman dan ilmu,” ujar Mahadar dalam sambutannya.

Kegiatan Perkemahan Pramuka Penggalang tersebut diikuti lebih dari 500 santri dari 18 pondok pesantren, madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Siak. Mereka tergabung dalam 38 kelompok Pramuka Penggalang, yang selama kegiatan mendapatkan pembinaan tentang kedisiplinan, kebersamaan, serta nilai-nilai nasionalisme dan keislaman.

Rangkaian HUT Siak ke-26 Padukan Nilai Religi dan Budaya

Dalam kesempatan itu, Mahadar juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak telah menyiapkan beragam agenda dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Siak ke-26. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Khatam Al-Qur’an, Tabligh Akbar, Jumat Bersedekah, Ziarah Makam Sultan Siak, Siak Fun Run 5K dan 10K, Rumah Rakyat, serta Pameran UMKM.

Tak hanya itu, terdapat pula Jambore GTK, Lomba Mewarnai untuk anak PAUD, Khitan Massal, Nikah Massal, hingga Malam Pergelaran Seni dan Budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi dan semangat gotong royong masyarakat Siak.

Puncak peringatan akan digelar pada Ahad, 12 Oktober 2025, yang diawali dengan Upacara Hari Jadi Kabupaten Siak ke-26 dan dilanjutkan Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Siak. Dalam acara tersebut, pemerintah juga akan menyerahkan Akte Kelahiran Langsung Jadi bagi bayi yang lahir tepat pada tanggal 12 Oktober 2025—simbol pelayanan publik yang cepat dan inovatif.

Santri dan Masyarakat Didorong Aktif Majukan Pendidikan

Mahadar menambahkan, seluruh kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bentuk nyata apresiasi terhadap masyarakat dan dunia pendidikan di Siak. Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, pimpinan pondok pesantren, tenaga pendidik, hingga santri, agar terus mendukung program-program strategis Bupati Siak Afni Z dan Wakil Bupati Syamsurizal dalam mewujudkan Siak sebagai kabupaten pendidikan yang unggul, religius, dan berbudaya.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan HUT Siak. Mari kita ramaikan acara di Rumah Rakyat, Komplek Abdi Praja, Kota Siak Sri Indrapura. Doa, partisipasi, dan kebersamaan kita semua adalah kunci bagi kemajuan Siak,” pungkas Mahadar.

Momentum Hari Santri dan HUT Siak ke-26 menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada pembangunan karakter, spiritualitas, dan kesadaran kebangsaan. Kabupaten Siak diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang berdaya saing tinggi, beridentitas kuat, serta menjadi teladan harmoni antara agama, budaya, dan kemajuan zaman.