Kasmarni Sabet Anugerah Baiduri XIV
Bupati Bengkalis Kasmarni meraih Anugerah Baiduri ke-14 sebagai bentuk apresiasi perempuan untuk perempuan atas komitmen dan kontribusi nyata dalam pemberdayaan perempuan serta pembangunan berkeadilan gender di Provinsi Riau.
BENGKALIS – TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak kembali mendapat pengakuan bergengsi. Bupati Bengkalis Kasmarni sukses meraih Anugerah Baiduri ke-14, sebuah penghargaan prestisius yang diberikan kepada perempuan-perempuan inspiratif yang berprestasi, berkarya, dan berdikari di berbagai bidang.
Anugerah Baiduri merupakan inisiatif Perempuan Riau Bangkit Foundation, sebagai simbol penghormatan dan apresiasi dari perempuan untuk perempuan, yang secara konsisten mendorong penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Prosesi penyerahan Anugerah Baiduri ke-14 dilaksanakan di Menara Dang Merdu, Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, pada Rabu (17/12/2025). Momentum ini menjadi panggung kehormatan bagi perempuan-perempuan yang dinilai memiliki dedikasi tinggi, kepemimpinan visioner, serta kontribusi nyata dalam membangun masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia. Dalam kesempatan itu, Menteri PPPA RI diwakili oleh Staf Khusus Menteri Bidang Kualitas Hidup Perempuan, Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah Muhyiddin Zain, M.Si, yang secara simbolis menyerahkan trofi Anugerah Baiduri kepada para penerima.
Secara khusus, Anugerah Baiduri ke-14 diberikan dalam bentuk trofi sebagai pengakuan atas prestasi, dedikasi, dan kemandirian perempuan dalam menguatkan peran strategis perempuan di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, sosial, pendidikan, hingga pembangunan berbasis masyarakat.

Penghargaan untuk Bupati Bengkalis Kasmarni diterima langsung oleh Septian Nugraha, putra beliau yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, mewakili sang bupati yang berhalangan hadir.
Acara penganugerahan ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting tingkat nasional dan daerah, di antaranya Anggota DPD RI Sewitri, Anggota DPR RI Hendry Munief, Plt. Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi, Anggota DPRD Provinsi Riau Hj. Septina Primawati, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru H. M. Sutomo, Bupati Siak Afni Z, Plt. Ketua TP PKK Provinsi Riau Hj. Adrias Hariyanto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Riau Herawati Abdi, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Riau Hj. Fariza.
Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh pemuda se-Provinsi Riau, yang semakin menguatkan makna Anugerah Baiduri sebagai simbol kebangkitan dan solidaritas perempuan.
Menanggapi penghargaan tersebut, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Ia menegaskan bahwa Anugerah Baiduri ke-14 bukan sekadar penghargaan personal, melainkan cerminan dari kerja kolektif dan komitmen kuat seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender.

“Penghargaan ini kami dedikasikan sepenuhnya untuk seluruh perempuan di Kabupaten Bengkalis yang terus berjuang, berkarya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Semoga Anugerah Baiduri ini menjadi penyemangat agar perempuan semakin berdaya, mandiri, dan memiliki peran strategis dalam pembangunan,” ujar Kasmarni.
Lebih lanjut, Kasmarni menegaskan bahwa Pemkab Bengkalis akan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perempuan, mulai dari peningkatan kualitas hidup perempuan, penguatan perlindungan perempuan dan anak, hingga membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi perempuan dalam pengambilan keputusan dan pembangunan di berbagai sektor.
Menurutnya, pembangunan yang inklusif, berkeadilan gender, dan berorientasi pada kesejahteraan keluarga merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju, dan sejahtera.
Anugerah Baiduri ke-14 ini diharapkan tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga sumber inspirasi yang mampu melahirkan lebih banyak perempuan tangguh, pemimpin berintegritas, serta agen perubahan yang berkontribusi nyata bagi daerah, Provinsi Riau, dan bangsa Indonesia.
























