PKKMB UMRI 2025: Kolonel Victor Tanamkan Semangat Bela Negara
PKKMB UMRI 2025 hadirkan Kolonel Victor Andhyka Tjokro, tekankan pentingnya bela negara bagi 3.000 mahasiswa baru untuk wujudkan Indonesia Emas.
PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Memasuki hari kedua pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Masa Ta’aruf (Masta) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) tahun akademik 2025, atmosfer semangat terasa kian membara. Ribuan mahasiswa baru yang jumlahnya mencapai sekitar 3.000 orang antusias mengikuti rangkaian kegiatan, salah satunya sesi bertajuk “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara” yang digelar di aula utama kampus.
Dalam sesi penting ini, tampil sebagai narasumber utama Kolonel Inf Victor Andhyka Tjokro, S.IP., Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam XIX/Tuanku Tambusai (Aster Kasdam XIX/TT). Ia menekankan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa, memegang peran vital dalam menjaga tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui pemahaman sejarah, penguatan karakter, serta persatuan bangsa.
“Sejak Indonesia merdeka, cita-cita besar bangsa adalah mewujudkan Indonesia Emas. Untuk mencapainya, karakter yang kuat dan baik menjadi modal utama. Adek-adeklah yang akan membawa negara ini ke arah yang lebih baik,” tegas Kolonel Victor dalam orasi kebangsaannya, Selasa (16/9/2025).
Bela Negara Bukan Hanya Tugas Militer
Lebih lanjut, Kolonel Victor menjelaskan bahwa bela negara bukanlah tugas yang hanya dibebankan kepada militer semata, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara tanpa terkecuali. Manifestasinya dapat diwujudkan melalui sikap cinta tanah air, loyalitas terhadap Pancasila dan UUD 1945, serta kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat, baik di bidang sosial, pendidikan, maupun pembangunan.
Ia juga mengurai berbagai bentuk ancaman non-militer yang kini dihadapi bangsa Indonesia. Mulai dari pandemi global, kejahatan siber, terorisme, penyalahgunaan narkoba, hingga praktik korupsi yang merusak sendi-sendi negara. Tak kalah serius, lemahnya nasionalisme generasi muda dan maraknya penyebaran informasi palsu (hoaks) menjadi tantangan baru yang harus diwaspadai bersama.
“Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam. Karena itu, banyak pihak yang ingin mengambil keuntungan. Jika kita bersatu, bangsa ini tidak mudah dipecah belah,” ungkapnya, seraya menekankan pentingnya soliditas nasional.
Mahasiswa UMRI Ditantang Jadi Garda Depan Persatuan
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Victor juga mengajak mahasiswa UMRI menanamkan nilai-nilai luhur persatuan, toleransi, dan semangat bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, penghargaan terhadap perbedaan, menjunjung kepentingan bersama, serta menumbuhkan patriotisme dan gotong royong adalah kunci utama mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh.
“Harapan saya, adek-adek mahasiswa UMRI bisa turut menjaga stabilitas dan kedamaian negeri ini lewat semangat bela negara di kehidupan sehari-hari,” tutupnya dengan penuh optimisme.
UMRI dan Kiprah Mencetak Generasi Unggul
Melalui PKKMB dan Masta 2025 ini, UMRI tak hanya memperkenalkan dunia akademik kepada mahasiswa baru, tetapi juga membekali mereka dengan pemahaman kebangsaan, kepemimpinan, serta kesadaran bela negara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mencetak generasi unggul, berkarakter kuat, dan siap bersaing di era global, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keindonesiaan.























