Wabup Siak Syamsurizal Dorong Capaian Imunisasi Zero Dose Naik 54,5 Persen
Wabup Siak Syamsurizal hadiri monitoring imunisasi Zero Dose. Capaian naik signifikan hingga 54,5 persen berkat sinergi PKK, MUI, dan lintas sektor di Siak.
SIAK – TOPIKPUBLIK.COM – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Imunisasi Zero Dose yang digelar di Balairung Datuk Empat Suku, Komplek Rumah Rakyat Siak, Rabu (15/10/2025). Acara ini dibuka oleh perwakilan Tim Penggerak (TP) PKK Pusat, didampingi TP PKK Provinsi Riau dan TP PKK Kabupaten Siak, sebagai bentuk sinergi nasional dalam mendukung percepatan capaian imunisasi anak.
Dalam sambutannya, Wabup Syamsurizal menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan dari TP PKK Pusat serta TP PKK Provinsi Riau terhadap pelaksanaan program imunisasi dasar lengkap di Kabupaten Siak. Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini menjadi momentum penting memperkuat komitmen bersama dalam menurunkan angka anak tanpa imunisasi (Zero Dose).
“Pertama, kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Siak mengucapkan selamat datang kepada TP PKK Pusat dan Provinsi yang hadir bersama kami. Mudah-mudahan kegiatan monitoring ini bisa menambah semangat kami agar imunisasi anak-anak di Kabupaten Siak semakin meningkat,” ujar Syamsurizal.
Lebih lanjut, Wabup Syamsurizal menekankan bahwa perluasan cakupan imunisasi bukan hanya tanggung jawab TP PKK, tetapi juga merupakan kerja bersama lintas sektor — mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga tokoh masyarakat.
“Kami minta camat, lurah, kepala kampung, kepala puskesmas, semuanya menekan lagi agar yang belum imunisasi bisa diminimalkan. Kalau sekarang sudah 50 persen, ayo kita kejar minimal 75 persen,” pesannya penuh semangat.
Syamsurizal juga memberikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Siak yang turut aktif memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi. Menurutnya, peran MUI sangat strategis dalam menguatkan literasi kesehatan dan keagamaan di tengah masyarakat, terutama menghadapi isu-isu hoaks tentang vaksin.
Capaian Imunisasi Zero Dose di Kabupaten Siak Naik Signifikan
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah Syamsurizal, dalam paparannya menjelaskan bahwa Kabupaten Siak menjadi salah satu dari tiga lokus program Zero Dose di Provinsi Riau yang menunjukkan progres paling positif. Program ini menargetkan anak-anak yang belum pernah menerima imunisasi dasar sama sekali.
“Dari target nasional 3.085 anak, secara riil kita temukan 2.046 sasaran. Alhamdulillah, cakupan manual kita saat ini sudah mencapai 1.115 anak atau 54,5 persen. Sebelumnya masih di angka delapan ratusan, tapi dalam dua sampai tiga hari terakhir capaian ini naik signifikan,” jelas Siti.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari sinergi lintas sektor antara pemerintah kecamatan, penghulu, kader PKK, tenaga kesehatan, serta dukungan MUI. Semua pihak kompak turun langsung ke lapangan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya imunisasi bagi tumbuh kembang anak.
“Kami bersyukur karena seluruh pihak kompak dan solid. Mudah-mudahan akhir November nanti capaian ini bisa naik hingga 80 persen. Mohon doanya,” ujarnya optimistis.
Tantangan dan Inovasi PKK Siak di Lapangan
Meski capaian meningkat, Siti Sarifah juga mengakui masih ada sejumlah tantangan yang dihadapi di lapangan. Beberapa orang tua masih menolak imunisasi karena khawatir anak akan demam, kurang memahami manfaat vaksin, serta terpengaruh hoaks dan isu kehalalan vaksin.
“Memang keputusan di tangan suami itu sangat berpengaruh terhadap bagaimana kita bisa mengajak dan mengedukasi. Perlu pendekatan yang lebih persuasif dan tidak memaksa,” jelasnya.
Untuk menjawab tantangan itu, TP PKK Siak meluncurkan berbagai program inovatif berbasis masyarakat, seperti Gerakan Dorong Orang Tua Antar Anak Imunisasi (GEDOR), edukasi melalui media sosial, serta Zoom Meeting lintas sektor yang melibatkan pemerintah, tokoh agama, dan tenaga kesehatan.
Apresiasi TP PKK Pusat: Siak Jadi Contoh Kolaborasi Pentahelix
Dari TP PKK Pusat, Ketua 4 Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan, Nana Safriati Safrizal, turut memberikan apresiasi atas komitmen dan kinerja Kabupaten Siak yang dinilai berhasil menjalankan kolaborasi pentahelix secara efektif — melibatkan unsur pemerintah, PKK, tokoh agama, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
“Kami bahagia karena di Siak ini, pentahelix-nya bekerja. Mulai dari pemerintah, TP PKK, MUI, hingga masyarakat. Capaian di atas 50 persen ini luar biasa. Masih ada waktu dua minggu, ayo bersama kita dorong agar bisa tembus 80 persen,” ungkap Nana.
Ia menambahkan, TP PKK Pusat hadir tidak hanya untuk melakukan pendampingan teknis dan monitoring penginputan data imunisasi, tetapi juga untuk memperkuat kolaborasi dan memastikan seluruh anak mendapat haknya untuk terlindungi melalui imunisasi.
“Kalau kolaborasi ini terus berjalan, kami yakin Kabupaten Siak bisa menembus 80 persen dan berpeluang mendapat apresiasi nasional pada HKG PKK tahun depan,” tutupnya.
Sinergi Bersama Menuju Siak Sehat dan Bebas Zero Dose
Program Zero Dose di Kabupaten Siak kini menjadi bukti nyata komitmen bersama antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat untuk mewujudkan generasi sehat dan cerdas. Melalui kerja keras lintas sektor, capaian imunisasi yang semula stagnan kini meningkat tajam, menunjukkan bahwa edukasi, kolaborasi, dan ketulusan pengabdian mampu mengubah situasi.
Dengan semangat Siak Sehat, Anak Hebat, Indonesia Kuat, pemerintah daerah optimis capaian imunisasi anak akan terus meningkat hingga akhir tahun, mendekati target nasional, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Siak sebagai daerah dengan kinerja kesehatan masyarakat terbaik di Provinsi Riau.























