Wabup Kampar Terima Staf Ahli Kemenkop Bahas Percepatan Kopdes

Wakil Bupati Kampar Dr. Misharti menerima kunjungan Staf Ahli Menteri Koperasi RI Koko Haryono untuk membahas percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan. Kampar menjadi daerah tercepat di Riau dalam merespons program ini dan ditargetkan seluruh Kopdes rampung pada Desember 2025.

Wabup Kampar Terima Staf Ahli Kemenkop Bahas Percepatan Kopdes
Wakil Bupati Kampar Terima Kunjungan Staf Ahli Kementerian Koperasi RI, Bahas Percepatan Program Koperasi Merah Putih

BANGKINANG KOTA – TOPIKPUBLIK.COM – Dalam upaya mempercepat realisasi Program Koperasi Merah Putih Desa/Kelurahan (Kopdes), Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat komunikasi dan koordinasi hingga ke tingkat kementerian. Program strategis nasional ini dinilai penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa dan pembangunan sektor usaha mikro.

Pada Selasa (11/11/2025), Wakil Bupati Kampar, Dr. Misharti, S.Ag., M.Si, menerima kunjungan Staf Ahli Menteri Koperasi dan UKM RI Bidang Kebijakan Publik, Koko Haryono, di Rumah Makan Pondok Danau Salo, Bangkinang. Pertemuan berlangsung dalam suasana santai namun produktif, sambil menikmati hidangan khas Kampar. Kunjungan tersebut turut didampingi Asdep Pengembangan Produksi Kementerian Koperasi RI, Elviandi, R.S.

Dalam sambutannya, Dr. Misharti menyampaikan apresiasi atas kehadiran perwakilan Kementerian. Ia menegaskan bahwa silaturahmi dan komunikasi yang dibangun akan memperkuat sinergi program, terutama terkait percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan.

“Selamat datang di Kampar. Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kementerian Koperasi. Melalui koordinasi seperti ini, banyak hal strategis dapat kita sinergikan, khususnya terkait percepatan Kopdes Merah Putih,” ujar Dr. Misharti.

Wabup menyampaikan bahwa dari total desa/kelurahan di Kampar, baru 74 desa yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan Kopdes. Artinya, masih terdapat 176 desa/kelurahan yang perlu menyiapkan lokasi agar target percepatan dapat terlaksana sesuai jadwal.

Pemerintah Kabupaten Kampar menargetkan pembangunan seluruh Koperasi Merah Putih Desa dapat diselesaikan paling lambat 20 Desember 2025, dengan dukungan penuh dari Kodim 0313/KPR dan seluruh kepala desa serta lurah.


Kampar Jadi Daerah Tercepat Tindak Lanjuti Program Kopdes

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Koperasi, Koko Haryono, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar yang dinilai menjadi salah satu daerah tercepat di Provinsi Riau dalam merespon dan menindaklanjuti program strategis ini.

“Kampar adalah daerah nomor satu di Riau yang paling cepat bergerak dalam menggesa pembangunan Kopdes. Bahkan, Kampar sudah kita kategorikan sebagai daerah percontohan nasional,” ungkap Koko.

Melihat potensi besar perkebunan sawit di wilayah Kampar, Koko juga memberikan rekomendasi agar Kopdes dapat bergerak di sektor perkebunan sawit. Bahkan, jika memungkinkan, koperasi desa dapat mengembangkan unit usaha pengolahan CPO (Crude Palm Oil) sehingga memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa.

“Potensi sawit Kampar sangat luar biasa. Jika Kopdes mampu mengelola hingga ke tahap pengolahan CPO, dampaknya tentu sangat besar bagi ekonomi desa,” tambahnya.


Pejabat Pemkab Kampar Turut Dampingi

Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Kampar dalam pertemuan tersebut:

  • Drs. Dendi Zulkhairi, M.Si – Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan UMK Kabupaten Kampar

  • Lukhamsyah Badue, S.STP., M.Si – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kampar

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik penguatan komitmen antara Pemerintah Kabupaten Kampar dan Kementerian Koperasi RI dalam mewujudkan pembangunan koperasi desa yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan, serta mendukung peningkatan ekonomi masyarakat secara merata di seluruh wilayah Kampar.