Warga Kemlayan Diedukasi Kelola Sampah Lewat Bank Sampah

Babinsa Hadiri Sosialisasi Bank Sampah di Kemlayan

Warga Kemlayan Diedukasi Kelola Sampah Lewat Bank Sampah
Dorong Lingkungan Bersih dan Sehat, Babinsa Kemlayan Hadiri Sosialisasi Bank Sampah di Surakarta

TOPIKPUBLIK.COM - SURAKARTA - Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas sampah, Babinsa Kelurahan Kemlayan dari Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Priyanto, menghadiri kegiatan sosialisasi Bank Sampah yang diselenggarakan oleh Yayasan SPEK-HAM Surakarta. Kegiatan ini dipandu oleh narasumber utama, Bapak Soepadmin atau akrab disapa Pakde, dan digelar di Aula Kelurahan Kemlayan, Jalan No. 32 RT 02 RW 05, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, pada Rabu (28/05/2025).

Program sosialisasi Bank Sampah ini merupakan salah satu bentuk edukasi lingkungan dari Yayasan SPEK-HAM yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Edukasi yang diberikan menitikberatkan pada pentingnya memilah dan memilih sampah sejak dari rumah, antara sampah organik dan non-organik.

Dalam penjelasannya, Soepadmin menyampaikan bahwa sampah non-organik seperti plastik, botol bekas, kardus, kain perca, dan berbagai jenis limbah lainnya dapat dimanfaatkan secara ekonomis. "Sampah non-organik ini bisa disetor ke bank sampah, sebagian lagi bisa diolah menjadi kerajinan tangan bernilai jual, sementara yang tidak terpakai akan dibeli oleh pihak bank sampah sesuai jenis dan klasifikasinya," ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi antara aparat TNI dan masyarakat dalam mendukung program lingkungan berkelanjutan. Serka Priyanto menyampaikan dukungannya terhadap pendirian bank sampah di setiap kelurahan, termasuk di wilayah binaannya di Kemlayan.

“Bank sampah bukan hanya solusi untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, tetapi juga bagian dari gerakan kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan pengelolaan sampah yang baik, kita bisa mewujudkan kawasan yang asri, sehat, dan bebas dari pencemaran,” pungkas Soepadmin.

Pendirian bank sampah di tingkat kelurahan diharapkan menjadi langkah strategis dalam menciptakan budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat Kota Surakarta. Kegiatan seperti ini juga menjadi ruang edukatif yang penting untuk mengajak warga agar lebih aktif dan bertanggung jawab dalam mengelola sampah sehari-hari secara bijak.