Agung Nugroho: Karang Taruna Solusi Tantangan Sosial Kota Pekanbaru

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengajak Karang Taruna berkolaborasi dalam pembangunan daerah dan memperkuat peran pemuda sebagai motor perubahan kota.

Agung Nugroho: Karang Taruna Solusi Tantangan Sosial Kota Pekanbaru
Wako Agung Ajak Karang Taruna Berkolaborasi dalam Pembangunan Pekanbaru, Tekankan Peran Strategis Pemuda Hadapi Tantangan Masa Depan

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Wali Kota (Wako) Pekanbaru, H. Agung Nugroho, SE, MM, mengajak Karang Taruna Kota Pekanbaru untuk memperkuat kolaborasi strategis dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Menurutnya, Karang Taruna memiliki peran vital sebagai agen perubahan sosial sekaligus solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan di masa depan, khususnya dalam penguatan kapasitas generasi muda dan ketahanan sosial masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Wako Agung saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus Karang Taruna Kota Pekanbaru masa bakti 2025–2030, yang digelar di Aula Lantai 6 Komplek Perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru, Tenayan Raya, Rabu (11/2/2026). Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, serta perwakilan Karang Taruna dari seluruh kecamatan di Kota Pekanbaru.

Menurut Wako Agung, keberadaan Karang Taruna sangat strategis dalam mendukung arah kebijakan pembangunan kota, khususnya dalam bidang sosial, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan karakter generasi muda.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Kami sangat membutuhkan kolaborasi dengan Karang Taruna Kota Pekanbaru sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Karang Taruna adalah kekuatan sosial yang mampu menjangkau hingga tingkat paling bawah di masyarakat,” ujar Wako Agung.

Ia menegaskan, Karang Taruna tidak lagi sekadar organisasi kepemudaan konvensional, tetapi telah berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda yang adaptif terhadap dinamika zaman, termasuk tantangan sosial, ekonomi, teknologi, dan lingkungan. Ke depan, peran pemuda dinilai semakin krusial dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong inovasi pembangunan daerah.

Wako Agung menilai, Karang Taruna saat ini tidak menjadi beban bagi masyarakat maupun pemerintah daerah, melainkan hadir sebagai solusi nyata atas berbagai persoalan sosial yang berpotensi muncul, mulai dari pengangguran pemuda, kenakalan remaja, hingga persoalan ekonomi kerakyatan dan ketahanan sosial.

“Karang Taruna harus terus menjadi penggerak perubahan. Kolaborasi yang kuat dengan pemerintah akan mempercepat pelaksanaan berbagai program sosial, mulai dari tingkat kelurahan hingga RT dan RW. Banyak kegiatan sosial, edukatif, dan pemberdayaan yang bisa kita dorong bersama,” tambahnya.

Ia juga berharap, kepengurusan baru Karang Taruna Kota Pekanbaru dapat menjadi motor penggerak pembangunan berbasis pemuda, sekaligus menjadi pelopor lahirnya inovasi sosial dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Jadilah pemuda pelopor kemajuan dan pembangunan Kota Pekanbaru. Tunjukkan bahwa pemuda adalah aset strategis daerah,” pesan Wako Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Ade Fitra kembali terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Kota Pekanbaru periode 2025–2030. Ia terpilih secara aklamasi setelah memperoleh dukungan penuh dari seluruh Ketua Karang Taruna tingkat kecamatan se-Kota Pekanbaru, mencerminkan soliditas dan kepercayaan internal organisasi kepemudaan tersebut.

Pemilihan Ketua Karang Taruna periode 2025–2030 sebelumnya telah dilaksanakan dalam Musyawarah Daerah yang digelar di Grand Ballroom Hotel Angkasa, Jalan Setiabudi, pada Februari 2025 lalu. Musda tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi Karang Taruna dalam menyusun visi, misi, dan strategi kerja lima tahun ke depan.

Dengan kepengurusan baru ini, Karang Taruna Kota Pekanbaru diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis partisipasi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di tengah tantangan urbanisasi dan dinamika sosial ekonomi yang terus berkembang.