Pelalawan Percepat Pembangunan Infrastruktur Lewat CSR Perusahaan

Pemkab Pelalawan memperkuat pembangunan infrastruktur strategis melalui dukungan CSR perusahaan. Asisten II Setda memimpin rapat koordinasi percepatan pelaksanaan program tahun 2026.

Pelalawan Percepat Pembangunan Infrastruktur Lewat CSR Perusahaan
Asisten II Setda Pelalawan Pimpin Rapat Koordinasi Progres Pembangunan Infrastruktur Strategis Melalui Dukungan CSR Perusahaan

PELALAWAN, TOPIKPUBLIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan terus memperkuat sinergi pembangunan bersama dunia usaha melalui optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Komitmen tersebut diwujudkan dalam Rapat Koordinasi Progres Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Strategis Kabupaten Pelalawan melalui Dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Kamis (16/7/2026).

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pelalawan, Drs. Fakhrizal, M.Si, serta dihadiri Kepala Bappeda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta jajaran perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pelalawan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pelalawan dalam memastikan pelaksanaan berbagai proyek pembangunan infrastruktur strategis yang didukung melalui program CSR perusahaan berjalan sesuai target, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Fakhrizal menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh perusahaan yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan daerah melalui implementasi program CSR. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta merupakan salah satu kunci untuk mempercepat pembangunan, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pembangunan yang terus meningkat. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh terbatasnya kapasitas fiskal daerah serta dinamika transfer keuangan dari pemerintah pusat, sehingga diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang menjalankan aktivitas investasi di Kabupaten Pelalawan.

"Pemerintah Kabupaten Pelalawan mengucapkan terima kasih atas dukungan perusahaan melalui program CSR. Perusahaan yang telah berinvestasi dan beroperasi di Kabupaten Pelalawan tentu harus memiliki peran dalam mendukung pembangunan daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar," ujar Fakhrizal.

Menurutnya, program CSR bukan sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mempererat hubungan harmonis antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Fakhrizal menambahkan, melalui optimalisasi program CSR, pemerintah berharap berbagai kebutuhan pembangunan yang bersifat prioritas tetap dapat direalisasikan meskipun menghadapi keterbatasan anggaran daerah. Oleh karena itu, sinergi, komunikasi, dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan seluruh perusahaan perlu terus ditingkatkan agar pelaksanaan pembangunan berlangsung efektif, efisien, dan berkesinambungan.

Dalam rapat tersebut, ia juga meminta agar seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat dikawal secara maksimal melalui penyusunan jadwal pelaksanaan yang jelas, terukur, dan disepakati bersama. Langkah tersebut dinilai penting sebagai instrumen pengendalian sehingga apabila muncul hambatan maupun kendala teknis di lapangan, seluruh pihak dapat segera melakukan koordinasi dan mencari solusi secara bersama-sama.

Selain membahas progres pembangunan, Fakhrizal mengingatkan pentingnya prinsip kehati-hatian dalam pelaksanaan setiap kegiatan yang memperoleh dukungan dari lebih dari satu perusahaan. Menurutnya, seluruh bentuk kontribusi harus memiliki dasar administrasi, mekanisme pelaksanaan, serta perhitungan yang jelas agar dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa aspek akuntabilitas dan transparansi harus menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan program CSR sehingga manfaat pembangunan benar-benar dapat dirasakan masyarakat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang terlibat.

Lebih lanjut, Fakhrizal meminta agar seluruh pekerjaan pembangunan yang telah rampung segera diproses melalui mekanisme serah terima sesuai prosedur yang berlaku. Proses tersebut dinilai penting sebagai bentuk tertib administrasi sekaligus memastikan hasil pembangunan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di samping itu, perusahaan juga diharapkan semakin aktif membangun komunikasi publik dan memperkuat publikasi terhadap berbagai program CSR yang telah dilaksanakan. Menurutnya, penyampaian informasi yang terbuka akan memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada masyarakat mengenai kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berharap sinergi pembangunan melalui dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dapat terus diperkuat sebagai bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur strategis, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat luas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pelalawan.

(MC Pelalawan)