Sapi Jumbo Samson 950 Kg Jadi Kurban Presiden Prabowo di Dumai

Sapi jumbo Samson berbobot 950 kilogram asal Jayamukti, Dumai Timur, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto pada Idul Adha 2026 di Kota Dumai.

Sapi Jumbo Samson 950 Kg Jadi Kurban Presiden Prabowo di Dumai
Sapi Jumbo “Samson” Asal Jayamukti Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Kota Dumai, Bobotnya Capai 950 Kilogram

DUMAI, TOPIKPUBLIK.COM – Kota Dumai kembali menerima kehormatan nasional pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan bantuan satu ekor hewan kurban kemasyarakatan untuk masyarakat Kota Dumai berupa sapi jumbo jenis Simental yang diberi nama “Samson”.

Sapi berukuran raksasa tersebut menjadi perhatian publik karena memiliki bobot fantastis mencapai 950 kilogram dan kini dinobatkan sebagai sapi terberat di Kota Dumai. Hewan kurban presiden itu merupakan hasil peternakan lokal milik Hasan, warga Kelurahan Jayamukti, Kecamatan Dumai Timur, yang selama ini dikenal tekun mengembangkan peternakan sapi unggulan berkualitas tinggi.

Kehadiran Samson bukan hanya menjadi simbol bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI, namun juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi dunia peternakan lokal di Kota Dumai. Di tengah meningkatnya perhatian pemerintah terhadap ketahanan pangan dan pengembangan sektor peternakan rakyat, keberhasilan peternak lokal menghasilkan sapi berbobot hampir satu ton menjadi bukti nyata bahwa peternak daerah mampu bersaing dan menghasilkan ternak berkualitas nasional.

Untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan hewan kurban tersebut, tim pengawas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Dumai melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap sapi Samson pada Rabu (20/05/2026). Pemeriksaan dilakukan secara ketat mulai dari kondisi fisik, kesehatan organ tubuh, kelengkapan syarat syariat kurban, hingga pengawasan terhadap pola konsumsi dan kebersihan kandang.

Pemeriksaan kesehatan itu turut disaksikan langsung oleh Pemerintah Kota Dumai yang diwakili Staf Ahli Wali Kota Dumai Bidang Hukum dan Politik, Hermanto, S.Sos., M.Si., bersama Kepala DKPP Kota Dumai, Elywarti, SKM.

Usai dilakukan pemeriksaan intensif, sapi bertubuh gagah dengan dominasi warna cokelat tua serta corak putih mencolok di bagian kepala tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat, layak, dan memenuhi seluruh syarat syariat untuk dijadikan hewan kurban Presiden Republik Indonesia. Sebagai bentuk legalitas kesehatan ternak, tim DKPP juga langsung memasangkan tanda bukti hasil pemeriksaan pada tubuh Samson.

Staf Ahli Wali Kota Dumai, Hermanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian Presiden RI kepada masyarakat Kota Dumai melalui bantuan hewan kurban tersebut. Menurutnya, keberadaan sapi jumbo Samson menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus motivasi besar bagi para peternak lokal agar terus meningkatkan kualitas ternaknya.

“Alhamdulillah, sapi Samson dalam keadaan sangat sehat dan siap untuk pelaksanaan kurban Idul Adha nanti. Dari hasil pemantauan tim kesehatan hewan, bobot Samson juga terus mengalami peningkatan. Awalnya sekitar 910 kilogram dan sekarang sudah mencapai 950 kilogram. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi Kota Dumai karena peternak lokal kita mampu menghasilkan sapi berkualitas jumbo seperti ini,” ujar Hermanto.

Ia juga menilai perkembangan peternakan sapi unggulan di Dumai mulai menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang mulai tertarik mengembangkan usaha peternakan modern dengan memperhatikan kualitas bibit, pakan, hingga perawatan kesehatan ternak secara profesional.

“Ke depan kita berharap semakin banyak peternak di Dumai yang mampu menghasilkan sapi-sapi unggulan berkualitas tinggi. Ini bukan hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat sektor ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kota Dumai, Elywarti, menjelaskan bahwa proses pengadaan sapi kurban bantuan Presiden RI tersebut telah difinalisasi oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian bersama Sekretariat Kepresidenan Republik Indonesia.

Menurut Elywarti, sapi Samson dibeli langsung dari peternak lokal Dumai dengan nilai mencapai Rp94 juta. Hal itu sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pemerintah pusat memberikan perhatian besar terhadap peternak daerah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

“Alhamdulillah, sapi kurban Presiden RI tahun ini berasal dari peternak lokal Kota Dumai. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua karena kualitas ternak lokal mampu memenuhi standar nasional yang ditetapkan pemerintah pusat,” terang Elywarti.

Ia menambahkan, pihak DKPP Kota Dumai akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan berkala terhadap kondisi kesehatan Samson hingga hari penyembelihan tiba. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan sapi tetap dalam kondisi prima, sehat, dan bebas dari penyakit hewan menular.

Selain itu, Elywarti juga mengungkapkan bahwa lokasi penyembelihan hewan kurban bantuan Presiden RI tahun ini mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sapi kurban bantuan Bapak Presiden Prabowo nantinya akan disembelih dan dipusatkan di Masjid Paripurna Al-Manan, Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur. Sedikit berbeda dengan tahun 2025 lalu yang dipusatkan di Masjid Agung Habiburrahman Dumai Islamic Center. Kami akan terus mengawal kesehatan Samson sampai hari H agar seluruh proses kurban berjalan aman, lancar, dan sesuai syariat,” pungkas Elywarti.

Momentum bantuan hewan kurban Presiden RI ini pun menjadi simbol kedekatan pemerintah pusat dengan masyarakat daerah, sekaligus menjadi dorongan moral bagi peternak lokal agar terus berkembang menghasilkan ternak unggulan berkualitas nasional. Di balik tubuh besar Samson, tersimpan harapan besar tentang kemajuan sektor peternakan rakyat, penguatan ekonomi lokal, dan semangat kebersamaan dalam menyambut Hari Raya Idul Adha di Kota Dumai.

(Mediacenter Dumai/RRA)