Babinsa Joyotakan Latih Pemasangan Tenda Darurat Antisipasi Bencana Bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas

Babinsa Joyotakan bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas menggelar latihan pemasangan tenda darurat di Taman Cerdas Serengan, Surakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana banjir, angin kencang, dan bencana alam lainnya, sekaligus memperkuat sinergi TNI, Polri, dan Linmas dalam penanggulangan bencana.

Babinsa Joyotakan Latih Pemasangan Tenda Darurat Antisipasi Bencana Bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas
Babinsa Joyotakan Gelar Latihan Pemasangan Tenda Darurat Antisipasi Bencana Bersama Bhabinkamtibmas dan Linmas

SURAKARTA - TOPIKPUBLIK.COM – Upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam terus ditingkatkan oleh jajaran TNI, Polri, dan aparat kewilayahan di Kota Surakarta. Babinsa Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serka Rumbawa, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Fajar serta anggota Linmas menggelar latihan pemasangan tenda darurat antisipasi bencana di Taman Cerdas Joyotakan, Serengan, pada Jumat (19/09/2025).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan keterampilan teknis sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. Latihan difokuskan pada penanganan cepat tanggap darurat, khususnya pemasangan tenda sebagai tempat penampungan sementara bagi warga terdampak banjir, angin kencang, maupun bencana alam lainnya.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparat kewilayahan serta Linmas dalam menghadapi potensi bencana. Kami memberikan keterampilan teknis pemasangan tenda darurat sekaligus memperkokoh koordinasi antara TNI, Polri, dan Linmas dalam upaya penanggulangan bencana,” ungkap Serka Rumbawa.

Selama latihan, para peserta dilatih menguasai teknik dasar pemasangan tenda sesuai standar penanggulangan bencana. Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Linmas terlihat antusias, kompak, dan penuh semangat saat mempraktikkan setiap tahapan. Semangat kebersamaan ini menunjukkan kesiapan mereka dalam menghadapi kondisi darurat.

Serka Rumbawa menambahkan, hasil pelatihan akan menjadi bekal penting ketika bencana benar-benar melanda. Dengan keterampilan tersebut, aparat kewilayahan dapat bertindak cepat, efektif, dan tepat sasaran dalam memberikan perlindungan serta bantuan kepada masyarakat.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga memberikan dampak psikologis positif bagi warga. Kehadiran aparat yang siap siaga di lapangan diyakini mampu menghadirkan rasa aman dan tenang. Masyarakat tidak lagi merasa sendirian ketika bencana datang, karena ada sinergi TNI, Polri, dan Linmas yang selalu siap memberikan pertolongan.

“Pelatihan berjalan tertib, lancar, dan penuh kekompakan. Ini adalah bukti nyata bahwa TNI, Polri, dan Linmas selalu solid dalam menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bencana,” tegasnya.

Kegiatan pemasangan tenda darurat ini sekaligus menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi seluruh elemen. Melalui sinergitas dan kesiapsiagaan, harapannya Kota Surakarta semakin tangguh dalam menghadapi tantangan bencana di masa mendatang.