Bapenda Kuansing Tegaskan Target PAD 2026 Rp255 Miliar, Isu Rp155 Miliar Dipastikan Hoaks

Bapenda Kuansing menegaskan target PAD Tahun 2026 sebesar Rp255 miliar. Informasi yang menyebut target hanya Rp155 miliar dipastikan tidak benar atau hoaks. Hingga Juli 2026 realisasi PAD telah mencapai Rp110 miliar.

Bapenda Kuansing Tegaskan Target PAD 2026 Rp255 Miliar, Isu Rp155 Miliar Dipastikan Hoaks
Kepala Bapenda Kuantan Singingi, Dr. H. Masrul Hakim, menegaskan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kuansing Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp255 miliar. Informasi yang menyebut target hanya Rp155 miliar dipastikan tidak benar.

TELUK KUANTAN, Topikpublik.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menegaskan bahwa informasi yang menyebut target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026 hanya sebesar Rp155 miliar adalah informasi yang tidak benar atau hoaks.

Kepala Bapenda Kuansing, Dr. H. Masrul Hakim, menjelaskan bahwa target PAD yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 mencapai Rp255 miliar. Hingga akhir Juli 2026, realisasi PAD telah menembus sekitar Rp110 miliar atau setara 43,2 persen dari target yang ditetapkan.

"Informasi yang menyebut target PAD Kuansing hanya Rp155 miliar tidak benar. Target yang telah ditetapkan dalam APBD Tahun 2026 adalah Rp255 miliar," tegas Masrul Hakim kepada wartawan, Selasa (29/7/2026).

Menurutnya, munculnya informasi yang keliru diduga akibat kesalahan dalam proses komunikasi atau penulisan saat konfirmasi sehingga angka target PAD yang sebenarnya Rp255 miliar berubah menjadi Rp155 miliar.

"Diduga terjadi salah dengar atau salah penulisan saat proses konfirmasi. Seharusnya Rp255 miliar, namun yang diberitakan menjadi Rp155 miliar sehingga memunculkan kesalahpahaman di tengah masyarakat," jelasnya.

Masrul menegaskan bahwa target maupun realisasi PAD mengacu pada dokumen resmi pemerintah daerah sehingga tidak dapat berubah tanpa mekanisme yang telah ditetapkan.

"Seluruh data target dan realisasi PAD sudah tercantum dalam dokumen resmi Bapenda dan APBD. Karena itu, informasi tersebut harus diluruskan agar masyarakat memperoleh data yang benar," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, telah meminta Bapenda segera memberikan klarifikasi atas informasi yang beredar guna menghindari polemik di tengah masyarakat.

"Pak Plt Bupati meminta kami segera meluruskan informasi tersebut. Kami kembali menegaskan bahwa target PAD Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2026 adalah Rp255 miliar," katanya.

Dalam upaya mencapai target tersebut, Bapenda Kuansing terus melakukan berbagai langkah optimalisasi penerimaan daerah. Salah satunya dengan memperkuat pengawasan pada sektor-sektor sumber pendapatan, menempatkan personel pada titik-titik strategis, serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum.

"Bapenda juga menjalin sinergi dengan Kejaksaan Negeri dan Polres Kuansing untuk mendukung optimalisasi pendapatan daerah. Harapannya, seluruh potensi PAD dapat tergali secara maksimal sehingga target Rp255 miliar dapat tercapai," tutup Masrul Hakim.