Kampriwoto Dikukuhkan sebagai Ketum PERMASA Jatim Riau 2025–2030

Kampriwoto resmi dilantik Gubernur Riau sebagai Ketua Umum PERMASA Jatim Riau 2025–2030, tegaskan komitmen dukung pembangunan dan kebersamaan warga Jatim.

Kampriwoto Dikukuhkan sebagai Ketum PERMASA Jatim Riau 2025–2030
Gubernur Riau H. Abdul Wahid saat mengukuhkan Kampriwoto sebagai Ketua Umum PERMASA Jawa Timur Provinsi Riau Masa Bakti 2025–2030 di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, Ahad (3/8/2025).

TOPIKPUBLIK.COM – PEKANBARU – Kampriwoto secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Perkumpulan Masyarakat Jawa Timur (PERMASA) Provinsi Riau untuk masa bakti 2025–2030. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di Gedung Daerah Balai Serindit, Pekanbaru, pada Ahad (3/8/2025), dan langsung dilakukan oleh Gubernur Riau, H. Abdul Wahid.

Pelantikan Kampriwoto sebagai Ketua Umum PERMASA Jatim Riau disambut penuh optimisme oleh Gubernur Abdul Wahid. Dalam sambutannya, Gubernur meyakini bahwa kehadiran dan peran aktif paguyuban masyarakat Jawa Timur di Riau akan semakin memperkuat harmoni sosial serta mendukung percepatan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat lintas budaya.

"Saya berharap amanah ini dijalankan dengan niat yang tulus, langkah yang bijak, dan hati yang lapang. PERMASA Jatim Riau harus menjadi wadah pemersatu dan penggerak kontribusi nyata masyarakat Jawa Timur untuk kemajuan Provinsi Riau," ungkap Gubri Wahid.

Kampriwoto, yang kembali dipercaya untuk kedua kalinya memimpin PERMASA Jatim Riau, menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus mengabdi secara maksimal. Menurutnya, jabatan ini bukan sekadar kepercayaan, tetapi juga tanggung jawab besar untuk memperkuat solidaritas dan kontribusi masyarakat Jawa Timur yang telah lama bermukim di Bumi Lancang Kuning.

“Amanah ini adalah yang kedua bagi saya. Dengan pengalaman yang ada, saya siap melangkah lebih tegak, lebih tegas, dan lebih terarah. Sejak awal berdiri hingga sekarang—bahkan ke depan—kami tetap konsisten mendukung program-program pembangunan Pemerintah Provinsi Riau,” tegas Kampriwoto.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Abdul Wahid, kata Kampriwoto, Pemerintah Provinsi Riau telah menunjukkan keterbukaan yang inklusif terhadap seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks ini, keberadaan PERMASA Jatim Riau dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjembatani berbagai kepentingan, baik di bidang sosial, budaya, maupun ekonomi antar komunitas.

“Saya sudah 35 tahun tinggal di Riau. Saya tidak lagi merasa sebagai pendatang. Riau ini adalah rumah kami. Kami adalah bagian dari masyarakat Riau yang berasal dari Jawa Timur. Kami tidak hanya tinggal di sini, tapi turut membangun. Jadi, kalau Pemerintah Provinsi Riau membutuhkan bantuan, jangan segan-segan menyampaikan. Kami siap hadir dan membantu,” pungkas Kampriwoto.

Kehadiran PERMASA Jatim Provinsi Riau diharapkan menjadi penguat kohesi sosial dan wadah kolaboratif dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Pengukuhan Kampriwoto ini menandai langkah baru dalam memperkuat posisi masyarakat Jawa Timur sebagai bagian integral dari keragaman yang memperkaya Riau.