Kodim 0724/Boyolali Tegas Perangi Narkoba Lewat Sosialisasi P4GN

Kodim 0724/Boyolali gelar Sosialisasi P4GN 2025, tegaskan komitmen TNI perangi narkoba, edukasi bahaya penyalahgunaan narkoba, dan dukung Indonesia bersih narkoba.

Kodim 0724/Boyolali Tegas Perangi Narkoba Lewat Sosialisasi P4GN
Kodim 0724/Boyolali Gelar Sosialisasi P4GN: TNI Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba dan Wujudkan Prajurit Bersih dari Penyalahgunaan Zat Terlarang

BOYOLALI – JAGOK.CO – Dalam upaya memperkuat komitmen perang melawan narkoba dan membentengi prajurit dari penyalahgunaan zat terlarang, Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Semester II Tahun Anggaran 2025. Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim 0724/Boyolali, bertempat di Aula Makodim, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada Rabu (22/10/2025).

Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menguatkan sistem pengawasan internal dan menekan potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan TNI maupun masyarakat luas. Menurutnya, bahaya narkoba kini menjadi ancaman serius yang tidak hanya merusak individu, tetapi juga dapat melemahkan ketahanan nasional.

“Hari ini kita laksanakan penyuluhan P4GN sebagai bentuk nyata pengendalian dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Saya yakin, tidak ada satupun dari kita yang ingin mencoba-coba narkoba. Namun, dengan semakin canggihnya teknologi, berbagai jenis narkoba dan minuman oplosan kini bisa dirakit secara mandiri. Ini menjadi tantangan serius bagi kita semua,” tegas Dandim di hadapan peserta.

Lebih lanjut, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro menekankan bahwa seorang prajurit TNI tidak hanya dituntut untuk disiplin dalam bertugas, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Edukasi dan kesadaran kolektif, kata dia, harus terus ditanamkan di setiap lapisan.

“Kita harus mampu memberikan pemahaman kepada individu, keluarga, dan masyarakat tentang bahaya narkoba. Karena narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Tugas kita tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga menjaga generasi muda dari kehancuran akibat narkoba,” ujarnya menegaskan.

Pada kegiatan tersebut, Dr. Adisti Aristamaya hadir sebagai narasumber utama. Ia memberikan materi mendalam tentang pola penyalahgunaan narkoba di era digital, dampak kesehatan jangka panjang, serta strategi pencegahan efektif di lingkungan keluarga dan satuan kerja. Peserta tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Dandim berharap agar seluruh peserta dapat menyerap pengetahuan yang diberikan dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di masyarakat.

“Semoga penyuluhan ini memberikan manfaat nyata, meningkatkan kesadaran kolektif, serta menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjauhi narkoba dalam bentuk apapun. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama melawan narkoba,” pungkasnya.

Kegiatan P4GN Kodim 0724/Boyolali ini sekaligus menjadi bukti konkret dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba serta pembentukan sumber daya manusia yang bersih, sehat, produktif, dan berintegritas tinggi. Melalui langkah berkesinambungan seperti ini, TNI terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan Indonesia bebas narkoba dan menjaga marwah institusi sebagai garda terdepan dalam menjaga moral bangsa.