MPP Goes to CFD Pekanbaru, Wajib Pajak Ramai Bayar Pajak Berhadiah

MPP Goes to CFD Pekanbaru menghadirkan layanan pajak daerah di ruang publik dengan antusiasme tinggi wajib pajak. Masyarakat menikmati kemudahan pembayaran pajak digital QRIS, program keringanan pajak, serta hadiah door prize dalam rangka Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242.

MPP Goes to CFD Pekanbaru, Wajib Pajak Ramai Bayar Pajak Berhadiah
“Apresiasi bagi Wajib Pajak Taat Pajak, Terima Kasih atas Kepatuhan Masyarakat dalam Memenuhi Kewajiban Pajak Daerah”

PEKANBARU, TOPIKPUBLIK.COM – Dalam suasana penuh semangat peringatan Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 yang akan jatuh pada 23 Juni 2026, Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menghadirkan inovasi pelayanan publik yang dekat dengan masyarakat melalui kegiatan Mal Pelayanan Publik (MPP) Goes to Car Free Day (CFD). Program ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan interaksi sosial, tetapi juga menjadi ruang strategis pelayanan pajak daerah yang langsung menyentuh kebutuhan warga di ruang publik.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (21/06/2026) di area Car Free Day, tepatnya di halaman Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, berlangsung sejak pukul 06.00 WIB hingga selesai. Ribuan masyarakat yang memadati kawasan CFD tampak antusias memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan, hingga layanan pembayaran pajak daerah yang menjadi salah satu fokus utama kegiatan tersebut.

Momentum perayaan hari jadi kota tahun ini tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga sebagai refleksi kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Pekanbaru yang lebih maju, transparan, dan berdaya saing. Seluruh rangkaian kegiatan yang ditaja Pemerintah Kota Pekanbaru mendapat sambutan hangat dari masyarakat, menunjukkan tingginya partisipasi publik dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Bapenda Pekanbaru Dorong Kemudahan Layanan Pajak di Ruang Publik

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru turut mengambil peran penting dengan menghadirkan posko pelayanan pajak daerah di tengah keramaian CFD. Kehadiran posko ini menjadi bagian dari strategi jemput bola pelayanan publik yang bertujuan mendekatkan akses pembayaran pajak kepada masyarakat tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Kepala Bapenda Pekanbaru menegaskan bahwa momentum Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran wajib pajak. Berbagai kebijakan insentif juga telah diberlakukan pemerintah daerah, seperti penghapusan denda pajak daerah, stimulus Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 70 persen, serta penyesuaian atau penurunan tarif pajak tertentu yang secara langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kebijakan tersebut terbukti mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu. Di sisi lain, Bapenda Pekanbaru juga terus melakukan transformasi digital layanan pajak agar semakin cepat, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Transaksi Pajak Lebih Cepat, Digital, dan Tanpa Tunai

Kemudahan layanan juga semakin dirasakan oleh masyarakat melalui sistem pembayaran digital berbasis QRIS. Dalam praktiknya, wajib pajak kini hanya membutuhkan waktu sekitar lima menit untuk menyelesaikan transaksi pembayaran pajak daerah tanpa harus membawa uang tunai.

Transformasi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendorong ekosistem digitalisasi layanan publik, sejalan dengan perkembangan teknologi finansial yang semakin cepat. Sistem pembayaran non-tunai ini tidak hanya memberikan efisiensi waktu, tetapi juga meningkatkan akurasi dan keamanan transaksi.

Salah satu wajib pajak yang hadir di lokasi CFD mengungkapkan apresiasinya terhadap pelayanan yang diberikan. “Terima kasih kepada Bapenda Kota Pekanbaru yang telah memudahkan kami dalam membayar pajak di area Car Free Day ini. Sangat cepat dan tidak ribet,” ujarnya dengan penuh antusias.

Posko Pajak Jadi Pusat Layanan Publik Setiap Minggu

Bapenda Kota Pekanbaru memastikan bahwa kehadiran posko pajak daerah di area CFD tidak bersifat sementara. Program ini akan terus berlanjut setiap Minggu sebagai bagian dari strategi pelayanan publik berbasis komunitas, menjadikan CFD sebagai pusat interaksi antara pemerintah dan masyarakat.

Setiap akhir pekan, posko ini menjadi titik layanan strategis yang tidak hanya melayani transaksi pajak, tetapi juga menjadi pusat edukasi dan sosialisasi kebijakan perpajakan daerah. Petugas Bapenda secara aktif memberikan informasi terkait berbagai program keringanan pajak yang masih dapat dimanfaatkan masyarakat pada tahun 2026.

Melalui pendekatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pajak sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan daerah semakin meningkat.

Door Prize sebagai Bentuk Apresiasi Wajib Pajak

Menariknya, setiap wajib pajak yang melakukan pembayaran di lokasi CFD juga berkesempatan mendapatkan door prize atau hadiah menarik yang disiapkan oleh Bapenda Kota Pekanbaru. Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pejabat, termasuk Kepala Bidang dan Kepala Sub Bidang di lingkungan Bapenda Pekanbaru.

Program ini bukan sekadar bentuk hiburan, tetapi menjadi simbol apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah taat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Pemerintah Kota Pekanbaru menegaskan bahwa tanpa kontribusi pajak dari masyarakat, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, serta berbagai fasilitas yang dapat dinikmati bersama,” demikian penegasan pihak Bapenda dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pekanbaru Maju

Kegiatan MPP Goes to CFD ini sekaligus menjadi gambaran nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang modern, inklusif, dan responsif. Dengan pendekatan langsung ke ruang publik, Pemerintah Kota Pekanbaru menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan.

Semangat Hari Jadi Kota Pekanbaru ke-242 menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa pembangunan kota tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif seluruh warga dalam memenuhi kewajiban perpajakan dan mendukung program pembangunan daerah.

Dengan semakin mudahnya akses layanan, digitalisasi sistem pembayaran, serta berbagai insentif yang diberikan, Pekanbaru menegaskan diri sebagai kota yang terus bergerak menuju tata kelola modern, transparan, dan berpihak pada masyarakat.