Babinsa Nogosari Gotong Royong Cor Jalan Desa Glonggong

Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serka Wahyono, turun langsung bersama warga Desa Glonggong melakukan kerja bakti pengecoran jalan rusak. Aksi gotong royong ini menjadi teladan kebersamaan, memperkuat persatuan, serta mendukung pembangunan infrastruktur desa demi kelancaran aktivitas masyarakat.

Babinsa Nogosari Gotong Royong Cor Jalan Desa Glonggong
Babinsa Nogosari Turun Tangan Angkat Pasir, Warga Semangat Cor Jalan Desa Glonggong

BOYOLALI – TOPIKPUBLIK.COM – Semangat gotong royong kembali menjadi warna khas pedesaan di Kabupaten Boyolali. Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Serka Wahyono, turun langsung ke lapangan membantu warga Dukuh Rejosari, Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, dalam kerja bakti pengecoran jalan desa pada Senin, 15 September 2025.

Dalam kegiatan penuh kebersamaan tersebut, Serka Wahyono tanpa ragu ikut mengangkat pasir, memasukkan adukan ke dalam molen, dan bekerja bahu-membahu bersama masyarakat. Kehadiran prajurit TNI di tengah warga bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata pengabdian seorang Babinsa sebagai motor penggerak pembangunan desa.

“Sebagai Babinsa, kita dituntut menjadi contoh. Tidak cukup hanya memantau, tapi harus ikut turun langsung. Gotong royong seperti ini penting untuk mempererat hubungan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah,” ungkap Serka Wahyono di sela kegiatan.

Jalan Rusak Jadi Pemicu Aksi Bersatu

Pengecoran jalan di Desa Glonggong ini merupakan hasil musyawarah warga bersama pemerintah desa. Jalan beton yang sudah lama menjadi akses utama kini rusak parah akibat termakan usia dan intensitas penggunaan. Melalui kesepakatan bersama, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan dengan sistem swadaya dan gotong royong.

“Jalan ini akses vital, terutama bagi petani untuk mengangkut hasil panen. Kalau jalan rusak, tentu aktivitas warga terganggu. Karena itu, pengecoran jalan ini sangat mendesak,” tambah Babinsa.

Pembangunan jalan desa yang dilakukan secara swadaya ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Tidak hanya kaum bapak, tetapi juga pemuda dan ibu-ibu turut hadir memberikan dukungan, mulai dari menyiapkan konsumsi hingga membantu mengangkut material.

Gotong Royong Jadi Kekuatan Desa

Suasana kebersamaan tampak jelas. TNI dan masyarakat bahu-membahu, mencerminkan nilai luhur gotong royong yang selama ini menjadi jati diri bangsa Indonesia. Kerja bakti ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat persatuan dan kepedulian sosial.

Kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah semata, tetapi juga peran aktif masyarakat dan sinergi dengan aparat kewilayahan. Desa Glonggong kini memiliki harapan baru dengan akses jalan yang lebih layak, yang pada akhirnya akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Dengan semangat gotong royong yang tetap terjaga, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat benar-benar memberikan energi positif. Desa Glonggong tidak hanya membangun jalan, tetapi juga membangun solidaritas, persaudaraan, dan optimisme untuk masa depan yang lebih baik.