Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan 1,8 Km, Sinergi Pemkab Meranti dan PT ITA Dorong Ekonomi
Bupati Asmar meresmikan jalan Batang Malas–Tenan sepanjang 1,8 Km hasil sinergi Pemkab Kepulauan Meranti dan PT ITA melalui program CSR guna meningkatkan akses transportasi dan pertumbuhan ekonomi lokal.
MERANTI – TOPIKPUBLIK.COM – Komitmen memperkuat pembangunan infrastruktur di tengah tantangan fiskal kembali ditegaskan oleh Asmar, Bupati Kepulauan Meranti. Pada Rabu (04/03/2026), ia secara resmi meresmikan jalan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dan PT Imbang Tata Alam (PT ITA) di Desa Batang Malas, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.
Peresmian jalan Batang Malas–Tenan sepanjang 1,8 kilometer ini menjadi simbol kuat kolaborasi pemerintah daerah dan sektor swasta dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Jalan yang dibangun melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar desa, memperlancar distribusi logistik, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Acara peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kepulauan Meranti, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD di lingkungan Pemkab Meranti, Camat Tebing Tinggi Barat, Kepala Desa Batang Malas, pimpinan PT ITA, hingga kontraktor pelaksana. Kehadiran lintas unsur ini menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dan komitmen bersama.
Jalan 1.840 Meter, Lebar 4 Meter, Dibangun Dua Bulan
Deputi Area Manager PT ITA, Hadi Purnawan, menjelaskan bahwa pembangunan dan peningkatan Jalan Gogo Batang Malas menuju Desa Tenan merupakan bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah.
“Pembangunan dan peningkatan Jalan Gogo Batang Malas ini memiliki panjang 1.840 meter dengan lebar 4 meter. Pekerjaan kami laksanakan selama dua bulan, dimulai pada 25 Desember dan telah dilakukan inspeksi pada 24 Februari 2026,” ungkapnya.
Proyek infrastruktur jalan di Desa Batang Malas tersebut dikerjakan oleh kontraktor PT Malaka Group dengan standar teknis yang telah melalui proses pengawasan dan inspeksi. Hadi menegaskan, pembangunan ini tidak sekadar memenuhi kewajiban CSR, tetapi menjadi bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
Ia berharap jalan Batang Malas–Tenan yang telah selesai dibangun dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, mulai dari kemudahan akses transportasi, efisiensi biaya angkut hasil perkebunan dan perikanan, hingga peningkatan nilai ekonomi wilayah.
Komitmen CSR PT ITA untuk Kepulauan Meranti
Selain pembangunan jalan, PT ITA juga menjalankan berbagai program sosial dan keagamaan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan di Kabupaten Kepulauan Meranti. Di antaranya pelaksanaan Safari Ramadan di tiga kecamatan serta pemberian santunan kepada sekitar 360 anak yatim.
Tidak hanya itu, perusahaan juga telah melakukan sejumlah perbaikan infrastruktur jalan di beberapa titik strategis, seperti jalur tembus Mengkikip menuju Tanjung Palas, perbaikan jalan di area Kampung Saku Desa Lukit, Kecamatan Merbau, serta mendukung akses alternatif jalur darat dari Pekanbaru menuju Meranti melalui Pulau Padang.
“Kami berharap seluruh kegiatan ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan menjadi berkah bagi perusahaan, termasuk dalam mendukung peningkatan produksi minyak pada tahun 2026,” tambah Hadi.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah kepulauan yang secara geografis memiliki tantangan tersendiri dalam konektivitas dan distribusi logistik.
Bupati Asmar: Infrastruktur Kunci Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi
Dalam sambutannya, Bupati Asmar menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di tengah kondisi fiskal yang belum sepenuhnya ideal.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, saya merasa bangga dapat menghadiri peresmian jalan ini. Pembangunan jalan ini merupakan upaya meningkatkan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” tegasnya.
Menurut Asmar, dengan diresmikannya jalan sepanjang 1,8 kilometer tersebut, akses transportasi antar desa dan kecamatan di Kecamatan Tebing Tinggi Barat akan menjadi lebih cepat, aman, dan efisien. Jalan ini diyakini mampu membuka peluang usaha baru, memperluas jaringan pemasaran hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Batang Malas dan sekitarnya.
Ia menegaskan bahwa meskipun kondisi keuangan daerah menghadapi tantangan fiskal, pembangunan tidak boleh terhenti. Pemerintah daerah akan terus memaksimalkan potensi dan kolaborasi, termasuk melalui dukungan program CSR perusahaan yang beroperasi di wilayah Kepulauan Meranti.
“Kita mungkin menghadapi tantangan fiskal, tetapi pembangunan tetap berjalan. Kita maksimalkan potensi dan kolaborasi, termasuk melalui dukungan CSR perusahaan,” ujarnya optimistis.
Ajakan Menjaga Infrastruktur untuk Manfaat Jangka Panjang
Di akhir sambutannya, Bupati Asmar mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk bersama-sama menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi masa depan yang menentukan daya saing daerah. Jalan yang baik akan mempercepat arus barang dan jasa, meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta memperkuat integrasi antar wilayah di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Ke depan, Pemkab Meranti berencana terus memperkuat koordinasi dengan PT ITA dan perusahaan lainnya guna memastikan pembangunan infrastruktur prioritas, khususnya jalan yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, dapat direalisasikan secara bertahap, terukur, dan berkelanjutan.
Peresmian jalan Batang Malas–Tenan ini bukan hanya tentang hamparan aspal sepanjang 1,8 kilometer, melainkan tentang harapan baru bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan anggaran, sinergi pemerintah dan swasta menjadi kunci. Dari Desa Batang Malas, pesan pembangunan itu ditegaskan: kolaborasi adalah jalan terbaik menuju Kepulauan Meranti yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. (Infotorial)

(Wartawan: Ade Tian Prahmana)
























