Ditjenpas Riau Apresiasi Keberhasilan Rutan Pekanbaru Menangkap Kembali Napi Yang Kabur

Keberhasilan menangkap kembali warga binaan yang kabur dalam waktu singkat menunjukkan komitmen, profesionalisme, dan kesungguhan jajaran Rutan Pekanbaru dalam menjalankan tugas.

Ditjenpas Riau Apresiasi Keberhasilan Rutan Pekanbaru Menangkap Kembali Napi Yang Kabur
Ditjenpas Riau Apresiasi Keberhasilan Rutan Pekanbaru Menangkap Kembali Napu Yang Kabur

TOPIKPUBLIK.COM – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IA Pekanbaru menangkap kembali warga binaan yang sempat melarikan diri.

Karutan Kelas IA Pekanbaru Erwin Siregar dan Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR) Boni Hasiholan Manullang bersama tim diusulkan menerima penghargaan dari Ditjenpas.

Dalam proses pencarian, diketahui bahwa Karutan Erwin Siregar dan Ka KPR Boni Hasiholan Manullang, turun langsung memimpin perburuan. Bersama tim, mereka menyisir berbagai lokasi, termasuk keluar masuk kawasan hutan dan sejumlah titik yang dicurigai menjadi tempat persembunyian narapidana tersebut.

Kerja keras itu akhirnya membuahkan hasil. Pada Rabu (27/05/2026), atau hanya dalam hitungan hari setelah pelarian terjadi, warga binaan tersebut berhasil diamankan di sebuah rumah di kawasan Jalan Teluk Leok, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Riau, Maizar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam proses pengejaran.

“Ini memang merupakan tanggung jawab mereka, tetapi keberhasilan ini juga wajib kita apresiasi. Karena itu akan kita usulkan untuk mendapatkan penghargaan dari Ditjenpas,” kata Maizar, Kamis (28/05/2026).

Menurutnya, keberhasilan menangkap kembali warga binaan yang kabur dalam waktu singkat menunjukkan komitmen, profesionalisme, dan kesungguhan jajaran Rutan Pekanbaru dalam menjalankan tugas.

“Mereka berkorban waktu dan tenaga, bahkan rela meninggalkan keluarga menjelang Hari Raya Idul Adha demi mengejar warga binaan tersebut. Alhamdulillah berhasil ditangkap kembali dalam waktu singkat. Ini layak mendapatkan penghargaan,” tegas Maizar.

Sebelumnya, pelarian warga binaan berinisial N sempat menjadi perhatian setelah berhasil keluar dari Rutan Kelas IA Pekanbaru dengan memanjat tembok pengamanan. Menyadari adanya tahanan yang kabur, pihak rutan langsung berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan membentuk tim pencarian.

Upaya pengejaran intensif yang dilakukan siang dan malam akhirnya membuahkan hasil setelah keberadaan warga binaan berhasil terlacak di kawasan Rumbai.

Karutan Kelas IA Pekanbaru Erwin Siregar melalui Ka KPR Boni Hasiholan Manullang membenarkan bahwa warga binaan tersebut telah berhasil diamankan dan kini menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar, warga binaan yang sempat melarikan diri sudah berhasil kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” kata Boni.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui aksi pelarian dilakukan karena warga binaan tersebut mengaku takut dan tertekan setelah mendapat ancaman dari seorang teman yang juga berstatus tersangka dan dikabarkan akan dipindahkan ke Rutan Kelas IA Pekanbaru.

Ancaman itu disebut berkaitan dengan persoalan pribadi yang telah terjadi sebelum keduanya menjalani masa tahanan.

“Karena merasa takut bertemu dengan yang bersangkutan di dalam rutan, yang bersangkutan nekat melarikan diri,” jelas Boni.

Meski demikian, pihak Rutan memastikan aksi kabur tersebut dilakukan secara spontan tanpa bantuan pihak lain.

“Pelarian itu merupakan tindakan spontan dan tidak ada keterlibatan pihak lain,” tegasnya.

Saat ini, warga binaan berinisial N masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami kronologi pelarian, sementara pihak Rutan Kelas IA Pekanbaru juga melakukan evaluasi terhadap sistem pengamanan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.