Kebakaran Hebat Hanguskan 11 Ruko di Pasar Kuok Kampar, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Kebakaran besar melanda Pasar Kuok, Kampar. Sebanyak 11 ruko hangus terbakar. Polisi selidiki dugaan korsleting listrik, kerugian capai Rp1 miliar.

Kebakaran Hebat Hanguskan 11 Ruko di Pasar Kuok Kampar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Kebakaran Hebat Landa Pasar Kuok Kampar, 11 Ruko Permanen Hangus, Kerugian Capai Rp1 Miliar

PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Suasana di Pasar Kuok, Kabupaten Kampar, mendadak mencekam pada Sabtu sore (11/10/2025) ketika kobaran api besar melahap 11 unit ruko permanen di kawasan pasar tradisional tersebut. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1 miliar dan menyisakan duka bagi para pedagang yang kehilangan tempat usahanya.

Kebakaran ini langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian. Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.Tr.K., S.I.K., M.H., bersama tim piket Reskrim dan Unit Inafis, turun langsung ke lokasi untuk melakukan identifikasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memasang garis polisi (police line) guna mengamankan area.

Kapolres Kampar: Tim Inafis Turun Lakukan Olah TKP

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S. saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan tim Satreskrim dan Unit Inafis Polres Kampar untuk melakukan olah TKP demi memastikan penyebab pasti kebakaran.

“Tim kami sudah turun ke lokasi untuk melakukan identifikasi, mengumpulkan barang bukti, dan memasang police line. Semua langkah ini dilakukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres.

Kapolres menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 15.20 WIB oleh salah satu pemilik ruko bernama Zahara (63). Saat itu, ia tengah berada di dapur rumah tokonya ketika melihat kobaran api muncul dari bagian loteng.

Zahara kemudian berteriak memanggil anaknya, Ridho (30). Melihat api yang dengan cepat membesar, keduanya bersama warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, angin yang cukup kencang dan bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menjalar ke deretan toko lainnya di kawasan pasar tersebut.

Pemadam Kebakaran Berjibaku Selama Tiga Jam

Sekitar pukul 15.40 WIB, lima unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Kampar tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman intensif. Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 18.00 WIB, setelah petugas berjibaku hampir tiga jam melawan si jago merah.

“Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendinginan di area bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa,” jelas Kapolres.

Deretan Ruko yang Terbakar

Berdasarkan hasil olah TKP di lapangan, berikut sejumlah ruko yang terdampak kebakaran hebat tersebut:

  1. Toko Mas Sahabat milik H. Heri (53)

  2. Toko Mas Nadya milik Eman (48)

  3. Toko Dedek Sport milik Hardi Pitra (40)

  4. Ruko milik Imas (65)

  5. Toko Mas Eka milik Eka (40)

  6. Toko Akir milik Akir (45)

  7. Toko Mas Ramli milik H. Ramli (50)

  8. Toko Tembakau milik Atuak (65)

  9. Toko Sayur milik Zahara (63)

  10. Toko Pecah Belah milik Musa (50)

  11. Toko Jahit milik Isaf (50)

Selain itu, terdapat satu ruko kosong dan satu tempat usaha bakso milik warga sekitar yang juga ikut terbakar.

Dugaan Awal: Korsleting Listrik dari Loteng

Setelah api berhasil dipadamkan, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Wiatma Jonimandala bersama Briptu Farhan dari Unit Inafis kembali melakukan olah TKP lanjutan untuk mencari titik awal munculnya api dan mengumpulkan barang bukti.

Hasil sementara penyelidikan mengarah pada dugaan korsleting listrik yang berasal dari loteng salah satu toko sebagai penyebab kebakaran.

“Belum ada kesimpulan pasti. Namun dugaan awal kuat mengarah ke korsleting listrik. Kami masih dalami apakah ada unsur kelalaian atau faktor lain yang memicu peristiwa ini,” ungkap Kapolres Kampar.

Ia juga memastikan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, meski kerugian material mencapai sekitar Rp1 miliar.

Imbauan Kewaspadaan untuk Pedagang Pasar Tradisional

Menutup keterangannya, Kapolres Kampar mengimbau masyarakat, khususnya para pedagang di pasar tradisional, agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang diakibatkan oleh instalasi listrik tua atau tidak terawat.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar selalu memeriksa kondisi instalasi listrik, tidak menumpuk stop kontak, dan memastikan alat elektronik dalam kondisi baik. Kewaspadaan adalah langkah utama untuk mencegah musibah seperti ini terulang kembali,” pesan Kapolres.

Kebakaran di Pasar Kuok ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran terhadap bahaya korsleting listrik, khususnya di kawasan padat aktivitas ekonomi seperti pasar rakyat dan pusat perdagangan di Kabupaten Kampar.