Kapolda Riau Dukung Jembatan Merah Putih Kulim
Pembangunan Jembatan Merah Putih di Kulim Pekanbaru menjadi bukti nyata sinergi Polri dan masyarakat. Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan mendapat apresiasi atas dukungan infrastruktur yang berdampak pada mobilitas dan ekonomi warga.
PEKANBARU – TOPIKPUBLIK.COM – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali menjadi fondasi utama dalam pembangunan infrastruktur masyarakat di Kota Pekanbaru. Wujud nyata sinergi tersebut terlihat dalam kegiatan gotong royong (goro) pembangunan Jembatan Merah Putih yang dilaksanakan pada Sabtu (11/04/2026) pagi di Kelurahan Pematang Kapau, Kecamatan Kulim.
Pembangunan jembatan ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, namun juga mencerminkan kepedulian serta komitmen kuat jajaran kepolisian, khususnya di bawah kepemimpinan Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kulim, KOMPOL Didi Antoni, S.H., M.H., bersama personel kepolisian serta melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat dalam kegiatan ini menjadi simbol nyata bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas dalam kegiatan tersebut. Warga setempat bahu-membahu bersama personel kepolisian dan relawan dalam proses pembangunan. Pengerjaan tahap awal difokuskan pada pengecoran tapak atau pondasi jembatan, yang akan dibangun menggunakan struktur rangka besi dan beton bertulang.
Jembatan ini dirancang dengan ukuran panjang sekitar 5 meter dan lebar 3 meter, yang diharapkan mampu menjadi akses vital bagi masyarakat, khususnya yang berada di kawasan Jalan Kapau Sari IX dan Jalan Lipai/Kapau Sari VII. Keberadaan jembatan ini nantinya akan sangat membantu mobilitas warga, baik untuk aktivitas sehari-hari maupun dalam mendukung kegiatan ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 10 personel Sat Brimobda Riau, 8 personel Polsek Kulim, 8 relawan dari Harmoni Nusa, serta sekitar 15 warga setempat turut ambil bagian secara aktif. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kekuatan utama dalam mempercepat realisasi pembangunan yang selama ini sangat dinantikan oleh masyarakat.
Pembangunan Jembatan Merah Putih ini juga merupakan bagian dari implementasi program Polri yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat pembangunan infrastruktur hingga ke tingkat daerah, guna mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Masyarakat setempat pun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian jajaran kepolisian. Ucapan terima kasih secara khusus ditujukan kepada Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Kapolresta Pekanbaru, serta Kapolsek Kulim yang telah memberikan dukungan nyata dalam pembangunan jembatan tersebut.
Bagi warga, kehadiran jembatan ini bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi juga simbol harapan baru bagi kemudahan akses, peningkatan ekonomi, serta tumbuhnya semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam fungsi penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam pembangunan. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kebersamaan dan kepedulian bersama.
Dengan semangat gotong royong yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Merah Putih di Kulim ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun infrastruktur berbasis partisipasi masyarakat, demi mewujudkan kesejahteraan yang merata dan berkelanjutan.
























