TMMD Kodim 0735 Surakarta Gencarkan Sosialisasi Cegah Stunting

Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta bersama Dinas Kesehatan Surakarta menggelar sosialisasi penanganan dan pencegahan stunting di Kelurahan Karangasem. Kegiatan ini bagian dari upaya non-fisik TMMD untuk membangun generasi sehat dan bebas stunting.

TMMD Kodim 0735 Surakarta Gencarkan Sosialisasi Cegah Stunting
Sasaran Non Fisik TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta: Edukasi Masyarakat Lewat Sosialisasi Penanganan Stunting

TOPIKPUBLIK.COM – SURAKARTA | Sabtu, 2 Agustus 2025 – Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama dalam pencegahan dan penanganan stunting, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta menggelar kegiatan sosialisasi penanganan stunting di Pendopo Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Kodim 0735/Surakarta dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta serta pemerintah kelurahan setempat, yang menjadi bagian dari program sasaran non fisik TMMD. Sosialisasi tersebut menyasar para ibu hamil, ibu menyusui, kader kesehatan, serta masyarakat umum, guna meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mencegah stunting sejak dini.

TNI Peduli Kesehatan Generasi Bangsa

Dalam keterangannya, Kapten Inf Narno, selaku Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0735/Surakarta, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu pemerintah menangani permasalahan kesehatan masyarakat, terutama dalam memerangi stunting pada anak-anak balita.

"Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat, agar mereka memahami pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak dan gizi yang seimbang sejak usia dini. Ini adalah langkah awal membangun generasi bangsa yang sehat dan berkualitas," tegas Pasiter.

Menurutnya, stunting tidak hanya berdampak pada fisik anak, namun juga perkembangan kognitif dan produktivitas di masa depan. Karena itu, upaya pencegahan tidak bisa dilakukan secara sporadis, tetapi perlu kolaborasi lintas sektor.

Kolaborasi TMMD dan Dinas Kesehatan Tekan Angka Stunting

Dalam pelaksanaan sosialisasi ini, para tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta turut hadir memberikan materi secara langsung kepada peserta. Materi yang disampaikan mencakup:

  • Pentingnya asupan gizi seimbang untuk ibu hamil dan balita,

  • Deteksi dini stunting melalui pengukuran tinggi dan berat badan,

  • Cara penyajian makanan sehat dan bergizi di lingkungan rumah tangga,

  • Serta informasi tentang akses layanan kesehatan dasar seperti posyandu dan Puskesmas.

Kegiatan ini juga memberikan sesi tanya jawab interaktif antara masyarakat dan narasumber, guna menjawab berbagai permasalahan riil di lapangan yang sering dihadapi oleh keluarga dengan balita.

“Kami dari Satgas TMMD Reguler ke-125 bekerja sama secara erat dengan Dinas Kesehatan serta jajaran Pemerintah Kota Surakarta. Ini adalah bentuk sinergitas nyata untuk mengatasi persoalan stunting yang selama ini menjadi perhatian nasional,” imbuh Kapten Inf Narno.

Harapan untuk Masa Depan Generasi Emas Indonesia

Dengan adanya kegiatan edukatif semacam ini, diharapkan masyarakat, khususnya para ibu dan keluarga muda, dapat lebih proaktif dalam menerapkan pola asuh dan pola makan yang sehat bagi anak-anak mereka. Pencegahan stunting, kata Pasiter, bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan sosialisasi ini menjadi titik tolak perubahan pola pikir masyarakat tentang pentingnya gizi dan perawatan anak sejak dini. Mari kita bersama-sama cegah stunting demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh,” pungkasnya.

TMMD Reguler ke-125: Tidak Hanya Bangun Infrastruktur, Tapi Juga Bangun Kesadaran

Sebagai informasi, Program TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta tidak hanya fokus pada pembangunan fisik seperti perbaikan infrastruktur jalan, fasilitas umum, dan sarana ibadah. Program ini juga menitikberatkan pada pembangunan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, bela negara, dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Melalui pendekatan yang menyeluruh ini, TMMD hadir sebagai jawaban atas kebutuhan riil masyarakat di pelosok, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.