Arena Judi Marelan Diduga Bebas Beroperasi Tiap Akhir Pekan

Judi sabung ayam dan kartu di Gang Bunga Marelan diduga bebas beroperasi setiap akhir pekan dengan penjagaan ketat. Warga sulit masuk dan konfirmasi polisi belum terjawab.

Arena Judi Marelan Diduga Bebas Beroperasi Tiap Akhir Pekan
Sabung Ayam dan Judi Kartu Marak di Gang Bunga Marelan, Penjagaan Ketat Hambat Akses Warga

SUMUT – TOPIKPUBLIK.COM — Aktivitas judi sabung ayam dan permainan judi kartu diduga kembali marak di Gang Bunga, Pasar 4 Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Informasi lapangan menyebutkan lokasi itu beroperasi bebas setiap akhir pekan tanpa tindakan tegas dari perangkat penegak hukum yang berwenang.

Arena ini dikabarkan dikelola seorang pria bernama Wandi, yang disebut-sebut telah lama menjalankan praktik tersebut. Sejumlah sumber menyatakan ratusan orang kerap memadati lokasi itu setiap Sabtu dan Minggu, baik dari kalangan pemain, penonton, hingga penjudi kartu yang ikut berjudi di tempat yang sama.


Pantauan Lapangan: Ramai, Terorganisir, dan Diduga Bernilai Tinggi

Wartawan melakukan pengecekan langsung pada Minggu (23/11/2025). Saat itu, keramaian tampak jelas di lokasi. Seorang sumber internal yang enggan disebutkan namanya mengaku permainan hanya dibuka dua kali sepekan.

“Bukanya hari Sabtu dan Minggu saja,” ungkap pria yang mengaku penggemar adu ayam siam.

Lebih jauh, ia menyebutkan lokasi dijaga sangat ketat. Setiap orang yang masuk akan melewati penjagaan sejumlah pria yang diduga merupakan preman lokal maupun oknum aparat. Mereka disebut melakukan seleksi wajah bagi setiap tamu yang ingin masuk.

“Kalau wajahnya asing atau tidak dikenal, biasanya langsung disuruh pulang,” bebernya.

Selain itu, sumber menyebut nilai taruhan uang dalam arena tersebut bisa mencapai jumlah fantastis.

“Taruhannya bisa puluhan sampai ratusan juta rupiah sekali show. Apalagi kalau pemain besar turun, termasuk yang non pribumi,” jelasnya lagi.

Dari keterangan lapangan, aktivitas judi tampak terstruktur, tertutup bagi warga luar, dan berpotensi menimbulkan keresahan publik jika tidak ada penanganan hukum dalam waktu dekat.


Konfirmasi ke Kepolisian Belum Mendapat Respons

Untuk memastikan kebenaran informasi ini, wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Plt. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman, S.H., S.I.K., M.M., CPHR., CBA melalui pesan WhatsApp ke nomor +62 813-5236-xxxx pada Senin (24/11/2025). Hingga berita ini dipublikasikan, pesan tersebut belum mendapatkan jawaban.

Upaya serupa dilakukan kepada Wakapolres Pelabuhan Belawan Kompol Dedy Dharma, S.H. melalui nomor +62 812-8576-xxxx, namun pesan yang dikirim juga belum dibalas.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera mengambil tindakan untuk menjaga ketertiban dan menghilangkan kegiatan ilegal yang berpotensi memicu kriminalitas lain di sekitar wilayah Marelan.


Reporter: Rizky Zulianda
Editor: Thab313