TMMD Reguler 125 Kodim 0735/Surakarta Gelar Sosialisasi Rumah Siap Kerja

Satgas TMMD Reguler 125 Kodim 0735/Surakarta bersama Disnaker Surakarta gelar Sosialisasi Rumah Siap Kerja. Program ini hadir untuk menekan pengangguran, siapkan SDM hadapi bonus demografi 2030, serta buka peluang kerja dalam dan luar negeri bagi warga Solo.

TMMD Reguler 125 Kodim 0735/Surakarta Gelar Sosialisasi Rumah Siap Kerja
Sasaran Non Fisik TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta Gelar Sosialisasi Rumah Siap Kerja, Dorong Kemandirian Tenaga Kerja di Kota Solo

TOPIKPUBLIK.COM – SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian serius pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini diwujudkan dengan digelarnya Sosialisasi Rumah Siap Kerja di Pendopo Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, pada Jumat malam (15/8/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran non fisik TMMD Reguler ke-125 yang bertujuan membangun ekosistem ketenagakerjaan di Kota Solo. Dengan adanya inisiatif tersebut, masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi tantangan pasar kerja global, termasuk puncak bonus demografi Indonesia pada tahun 2030.

Rumah Siap Kerja: Pusat Layanan Terpadu untuk Warga Surakarta

Sosialisasi yang digagas Satgas TMMD Kodim 0735/Surakarta menghadirkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Surakarta, Widiastuti Pratiwiningsih, sebagai narasumber utama. Ia menjelaskan, Rumah Siap Kerja hadir sebagai pusat layanan ketenagakerjaan yang terintegrasi, inklusif, dan terbuka untuk seluruh masyarakat Solo.

Di sini, warga dapat mengakses berbagai fasilitas secara gratis, antara lain:

  • Layanan penempatan kerja dalam dan luar negeri.

  • Kelas persiapan kerja, meliputi pembuatan CV, pelatihan wawancara, pemahaman kontrak kerja, motivasi, hingga relasi industrial.

  • Konsultasi pasca-PHK, termasuk rencana karir dan dukungan psikososial.

  • Bursa kerja online yang mempermudah pencari kerja menemukan lowongan sesuai kompetensi.

  • Pelatihan vokasi dan kewirausahaan, guna mendorong lahirnya wirausaha muda kreatif.

Selain itu, Pemerintah Kota Surakarta juga memperkenalkan Kartu Layak Kerja (KLK) sebagai sistem verifikasi pencari kerja sekaligus sarana rehabilitasi tenaga kerja yang pernah mengalami hambatan dalam dunia kerja.

Peran Aktif Satgas TMMD dan Kolaborasi Strategis

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0735/Surakarta, Kapten Inf Narno, menegaskan bahwa Satgas TMMD Reguler ke-125 tidak hanya fokus membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan semangat kemandirian kepada masyarakat.

“Satgas mendorong seluruh kader kelurahan untuk menjadi sales tenaga kerja yang aktif memotivasi warga agar siap memasuki dunia kerja, bahkan hingga ke luar negeri,” ujar Kapten Narno.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa TMMD telah menjalin kerja sama dengan lima Sending Organization (SO) yang selama ini sukses menyalurkan ribuan tenaga kerja ke Jepang. Kesempatan ini membuka pintu bagi masyarakat Surakarta untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik sekaligus pengalaman kerja internasional.

Peluang Kerja untuk Semua Lapisan Masyarakat

Program Rumah Siap Kerja juga memberi ruang bagi warga dengan latar belakang pendidikan terbatas. Mereka yang hanya lulusan SMP, misalnya, bisa mengikuti Program Kejar Paket C sebagai syarat sebelum berangkat bekerja ke luar negeri. Dengan demikian, tidak ada lagi hambatan pendidikan yang menutup peluang warga dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Dengan semangat kolaboratif antara Satgas TMMD, Pemkot Surakarta, dan lembaga ketenagakerjaan, diharapkan angka pengangguran di Kota Solo dapat ditekan secara signifikan. Rumah Siap Kerja bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi sebuah gerakan sosial yang menyiapkan generasi produktif untuk menghadapi era globalisasi dan revolusi industri.

Harapan Masa Depan Surakarta

Keberadaan Rumah Siap Kerja di bawah dukungan TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta menjadi langkah nyata dalam menyiapkan masyarakat Surakarta menghadapi perubahan zaman. Dengan akses kerja yang luas, pelatihan yang memadai, dan jejaring internasional, generasi muda Solo memiliki peluang emas untuk mengukir masa depan cerah di tanah air maupun mancanegara.

“Dengan visi jangka panjang dan kerja sama lintas sektor, kami optimis program ini mampu menurunkan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja Surakarta di kancah global,” pungkas Kapten Narno.