Danramil Gesi Pimpin Karya Bakti Talud di Poleng Sragen, Cegah Longsor

Danramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen bersama warga Desa Poleng melaksanakan karya bakti pembangunan talud untuk mencegah longsor dan meningkatkan infrastruktur jalan desa.

Danramil Gesi Pimpin Karya Bakti Talud di Poleng Sragen, Cegah Longsor
Danramil Gesi Pimpin Karya Bakti Pembangunan Talud, Tingkatkan Infrastruktur Desa dan Cegah Longsor di Poleng Sragen

Kabupaten Sragen, TOPIKPUBLIK.COM – Upaya peningkatan infrastruktur pedesaan terus digalakkan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan yang berbasis kebersamaan. Hal ini tercermin dalam kegiatan karya bakti yang dipimpin oleh Danramil 12/Gesi Kodim 0725/Sragen, Lettu Cke Sudarto, dalam pembangunan talud jalan di Dukuh Grengseng, Desa Poleng, Kecamatan Gesi, Jumat (27/03/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, namun juga menjadi wujud nyata sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan. Pembuatan talud dilakukan secara gotong royong bersama warga setempat, sebagai respons atas kondisi jalan yang dinilai rawan longsor, terutama saat intensitas hujan tinggi melanda wilayah tersebut.

Dengan penuh semangat kebersamaan, Danramil bersama warga terlihat bahu-membahu mengangkut material berupa batu dan pasir, serta menyusun talud di sepanjang sisi jalan yang berpotensi mengalami pergeseran tanah. Proses pembangunan ini dilakukan secara manual, namun sarat dengan nilai kekompakan dan solidaritas sosial yang tinggi.

Lettu Cke Sudarto menegaskan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa, khususnya dalam aspek infrastruktur yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, keberadaan talud sangat vital dalam menjaga struktur tanah agar tidak mudah longsor dan merusak badan jalan.

“Talud ini memiliki fungsi strategis sebagai penahan tanah, sehingga mampu meminimalisir risiko longsor yang dapat membahayakan pengguna jalan. Dengan kondisi jalan yang lebih aman, tentu akan meningkatkan mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sudarto juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, melainkan juga sebagai sarana mempererat hubungan emosional antara aparat TNI dan warga. Interaksi langsung di lapangan dinilai efektif dalam membangun kepercayaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, masyarakat Desa Poleng, Kecamatan Gesi, menyambut positif kehadiran Babinsa yang selama ini dikenal aktif dan responsif dalam setiap kegiatan sosial kemasyarakatan. Mereka mengaku merasa terbantu, sekaligus termotivasi untuk terus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan desa.

Partisipasi aktif warga dalam kegiatan ini juga mencerminkan tingginya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan infrastruktur desa. Dengan adanya talud tersebut, diharapkan akses jalan menjadi lebih aman, terutama bagi kendaraan yang melintas setiap harinya, baik untuk aktivitas pertanian, perdagangan, maupun kebutuhan lainnya.

Kegiatan karya bakti ini menjadi contoh konkret bagaimana kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menghasilkan solusi nyata terhadap persoalan di lapangan. Selain memperkuat ketahanan infrastruktur, kegiatan ini juga memperkokoh nilai kebersamaan sebagai fondasi utama dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Sumber: Agus Kemplu)

Editor Ade Tian Prahmana